Koordinator Tim Delegasi Nahdhatul Ulama (NU) untuk Rohingya Muhammad Wahib menyebutkan, saat ini bantuan yang diberikan untuk pengungsi Rohingya di Bangladesh difokuskan pada makanan untuk ibu dan anak.
"Tahap pertama, kita fokus pada makanan ibu dan balita," kata Wahib di Dhaka, Ahad (24/9).
| Delegasi NU Prioritaskan Makanan untuk Ibu dan Anak Rohingya (Sumber Gambar : Nu Online) |
Delegasi NU Prioritaskan Makanan untuk Ibu dan Anak Rohingya
Hal itu dikarenakan jumlah angka kelahiran di kamp pengungsian begitu tinggi. Menurut Wahib, setiap bulannya ibu yang melahirkan berjumlah sekitar 160 orang.Oleh karenanya, jenis bantuan makanan untuk mereka memiliki jatah yang paling banyak. Tidak sedikit dari pengungsi Rohingya yang hamil dan melahirkan di tempat-tempat kamp pengungsian. Diprediksi, dalam beberapa bulan ke depan angka kelahiran juga akan tetap tinggi.
Selain itu, lanjut Wahib, bantuan obat-obatan, tenda, dan air serta sanitasi juga akan diserahkan kepada pengungsi pada tahap pertama ini. Pengungsi Rohingya di Bangladesh semakin bertambah, sementara tenda, toilet, dan sumber air begitu terbatas.
Haedar Nashir
Rencananya, Ahad, 24 September Tim Delegasi NU untuk Rohingya dan tim lainnya yang tergabung dalam Indonesia Humanitarian Alliance (IHA) akan berkoordinasi dengan pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk Bangladesh. Sedangkan, besok akan bertolak ke Coxs Bazar untuk mempersiapkan pendistribusian bantuan kemanusiaan. (Muchlishon Rochmat/Abdullah Alawi)Haedar Nashir
Dari Nu Online: nu.or.idHaedar Nashir Hadits, Ulama Haedar Nashir