Surabaya, Haedar Nashir. Berlarut-larutnya penanganan semburan lumpur di Porong semakin memprihatinkan banyak orang. Penderitaan itu tidak hanya dirasakan oleh mereka yang terkena dampak langsung, namun juga mereka yang menjadi dampak antaranya. Sementara Timnas penanggulangan lumpur yang seharusnya bertanggung jawab menghentikan semburan itu, nyaris tak mendapatkan hasil.
“Pemerintah harus segera mengambil alih penanganan bencana lumpur di Porong ini,” kata Ketua PWNU Jawa Timur KH Ali Maschan Moesa di Surabaya, Kamis (22/2) siang. Ali menyatakan kesimpulan itu bukan hanya pendapat dirinya, namun kesimpulan akhir sekaligus rekomendasi dari seminar internasional tentang lumpur Porong pada tanggal 20-21 Pebruari kemarin. Seminar yang berlangsung di BPPT itu diselenggarakan oleh IAG (Ikatan Ahli Geologi) dan BPPT dengan mengundang para pakar geologi dari berbagai negara maju.