Rabu, 31 Mei 2017

Kang Said: “Sang Kiai” Sarat Sejarah, Layak Tonton

Jakarta, Haedar Nashir. Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj, menyambut baik segera ditayangkannya film "Sang Kiai" garapan Rapi Films. Karya layar lebar yang mengisahkan perjalanan hidup dan perjuangan pendiri NU KH Hasyim Asyari, dinilai sarat catatan sejarah yang layak tonton.

"Saya secara pribadi dan atas nama NU mengimbau seluruh Nahdliyin untuk menyaksikan film ini. Ini film bagus," kata Kiai Said sesaat setelah menerima pimpinan Rapi Films Gope T. Samtani di PBNU, Jakarta, Rabu (15/5).

Kang Said: “Sang Kiai” Sarat Sejarah, Layak Tonton (Sumber Gambar : Nu Online)
Kang Said: “Sang Kiai” Sarat Sejarah, Layak Tonton (Sumber Gambar : Nu Online)

Kang Said: “Sang Kiai” Sarat Sejarah, Layak Tonton

Kiai Said mengisahkan, salah satu penggalan menarik dari film Sang Kiai adalah saat utusan Presiden Soekarno mendatangi KH Hasyim Asyari untuk menanyakan hukum ikut peperangan melawan penjajah Belanda. 

Haedar Nashir

"Saat itu Mbah Hasyim (sapaan KH Hasyim Asyari) menjawab hukumnya wajib. Jadi jihad dalam konteks bela negara memang wajib dilakukan oleh setiap warga negara, termasuk saat itu Nahdliyin," ungkap Kiai Said. 

Lebih lanjut Kiai bergelar Doktor lulusan Universitas Ummul Qura, Mekah, tersebut menambahkan, banyak catatan sejarah keikutsertaan NU dalam perjuangan merebut dan mempertahankan kemerdekaan yang terangkum dalam film Sang Kiai. "Banyak sejarah NU yang di zaman Orde Baru disembunyikan, diungkapkan di film Sang Kiai," pungkasnya. 

Haedar Nashir

Pemutaran perdana film Sang Kiai dijadwalkan pada tanggal 20 Mei mendatang di Tethre XXI Epicentrum, Jl. Rasuna Said, Jakarta. Sebagai bentuk penghormatan atas jasa KH Hasyim Asyari terhadap Indonesia, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono juga dijadwalkan menghadiri pemutaran perdana film tersebut. Film akan diputar serentak di bioskop Indonesia mulai 30 Mei ini. 

Penulis: Samsul Hadi

Dari Nu Online: nu.or.id

Haedar Nashir Tokoh Haedar Nashir