Sabtu, 21 Februari 2009

Bangun Kemandirian, Pelajar NU Banjarsari Gelar Workshop Kewirausahaan

Banyumas, Haedar Nashir - Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Desa Banjarsari Kecamatan Ajibarang Kabupaten Banyumas menggelar workshop kewirausahaan, Selasa (3/10). Pendidikan ini diikuti oleh lima puluh pelajar NU se-Banjarsari di rumah makan Dcost Ajibarang.

Pembina IPNU Banjarsari, Wawan, mengatakan, kegiatan ini digelar untuk memberi pengetahuan seputaran dunia usaha kepada kader-kader IPNU dan IPPNU Banjarsari. Acara ini bertujuan untuk memberikan memotivasi kepada mereka yang nanti akan menapaki dunia usaha.

Bangun Kemandirian, Pelajar NU Banjarsari Gelar Workshop Kewirausahaan (Sumber Gambar : Nu Online)
Bangun Kemandirian, Pelajar NU Banjarsari Gelar Workshop Kewirausahaan (Sumber Gambar : Nu Online)

Bangun Kemandirian, Pelajar NU Banjarsari Gelar Workshop Kewirausahaan

"Kita jelaskan kepada mereka tentang peluang-peluang usaha yang kira-kira bisa dikembangkan, kita motivasi mereka agar selepas sekolah atau kuliah nanti terdorong untuk berwirausaha," katanya.

Aktivitas berwiraswasta tidak melulu harus dengan modal besar. Selama ini orang banyak takut menjadi pebisnis karena terbayang-bayang modal yang besar, harus ini itu dan sebagainya. "Mulailah dengan usaha yang kecil-kecilan dulu, asalkan lancar," jelasnya.

Haedar Nashir

Ketua IPNU Banjarsari Farkhan berharap pendidikan kewiraswastaan ini bisa menjadi penyemangat untuk mereka memulai usaha. "Walau masih muda, masih punya kewajiban belajar, tapi tidak apa-apa, kan bisa menambah uang jajan mereka sendiri," ucapnya. (Kifayatul Akhyar/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Haedar Nashir

Haedar Nashir Santri, Amalan Haedar Nashir

Senin, 02 Februari 2009

GP Ansor Pringsewu Santuni Yatim di Pesantren Madarijul Ulum

Jakarta, Haedar Nashir. Pengurus harian GP Ansor Pringsewu sukses menggelar roadshow Hari Santri di pesantren Al-Hidayah Keputran kecamatan Sukoharjo. Kini mereka kembali menggelar roadshow ke-2 di pesantren Madarijul Ulum, Pujodadi kecamatan Pardasuka, Jumat (23/10) sore. Di putaran kedua ini, mereka fokus pada program santunan.

"Masih dalam rangka memperingati dan memeriahkan Hari Santri, sesuai agenda kami, sore ini giliran kecamatan Pardasuka. Jika kemarin ada Donor Darah Santri, pada roadshow ke-2 ini kami fokuskan pada santunan anak yatim dan pemberian bingkisan untuk santri," kata Wakil Ketua GP Ansor Pringsewu M Fathul Arifin.

GP Ansor Pringsewu Santuni Yatim di Pesantren Madarijul Ulum (Sumber Gambar : Nu Online)
GP Ansor Pringsewu Santuni Yatim di Pesantren Madarijul Ulum (Sumber Gambar : Nu Online)

GP Ansor Pringsewu Santuni Yatim di Pesantren Madarijul Ulum

Sementara untuk kegiatan Donor Darah Santri tidak dapat dilakukan di pesantren Madarijul Ulum ini, karena dari tim Dinas Kesehatan Pringsewu berhalangan hadir. Untuk itu mereka juga mohon maaf kepada seluruh santri di sini.

Haedar Nashir

Hal senada juga disampaikan oleh Wakil Sekretaris GP Ansor Pringsewu Henudin yang ikut mendampingi dalam kegiatan tersebut.

"Memang seharusnya ada Donor Darah, tetapi kami menggantinya dengan pemberian bingkisan untuk santri, dan mudah-mudahan dapat bermanfaat bagi mereka," jelas Henudin.

Haedar Nashir

Pada perjalanan berikutnya kami akan mengadakan kegiatan serupa di Ambarawa pada Sabtu (24/10). “Kami sedang mengupayakan agar tim Dinkes besok bisa hadir sehingga kegiatan Donor Darah Santri dapat dilakukan," imbuhnya.

Pengasuh pesantren Madarijul Ulum KH Santibi mengungkapkan terima kasih dan mendukung penuh kegiatan seperti ini kendati kegiatan donor darah tidak jadi digelar di pesantrennya ini.

"Saya sangat berterima kasih kepada GP Ansor Pringsewu yang telah menyelenggarakan kegiatan ini di pesantren Madarijul Ulum, mudah-mudahan kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan dan bisa bermanfaat bagi umat," tambahnya. (Red Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Haedar Nashir Ahlussunnah, RMI NU Haedar Nashir