Senin, 24 Juni 2013

Ratusan Anak Jalanan Bersholawat di Alun-alun Karanganyar

Karanganyar, Haedar Nashir. Shalawat terbukti tak hanya diminati kalangan santri. Ratusan anak jalanan di Karanganyar pun ikut bershalawat bersama ribuan masyarakat Karanganyar di Alun-alun Karanganyar, Jawa Tengah.

Para jamaah yang juga berasal dari luar Karanganyar ini sengaja datang,? Sabtu (8/3) malam,? untuk menggemakan salawat di Bumi Intanpari bersama Mafia Salawat pimpinan KH Muhammad Ali Shadiqin.

Ratusan Anak Jalanan Bersholawat di Alun-alun Karanganyar (Sumber Gambar : Nu Online)
Ratusan Anak Jalanan Bersholawat di Alun-alun Karanganyar (Sumber Gambar : Nu Online)

Ratusan Anak Jalanan Bersholawat di Alun-alun Karanganyar

Uniknya, dalam acara Karanganyar Bersalawat dengan tema Manunggaling Fikiran lan Ati ing Dalem Salawat ini sebagian besar jamaah yang hadir bukan saja dari kalangan yang berpakaian busana muslim seperti pengajian pada umumnya. Kebanyakan justru memakai kaus hitam bertuliskan Mafia Salawat.

Haedar Nashir

“Ini campur, ada anak jalanan dan macam-macam. Kemarin kita nyebar kaus 300 itu kurang. Jadi memang antusias sekali,” kata Wakil Ketua Mafia Salawat, Pramono Jati di sela-sela acara.

Haedar Nashir

Sementara itu, Gus Ali dalam ceramahnya terus mengajak agar seluruh elemen masyarakat, termasuk anak jalanan yang telah tergabung dalam Mafia Salawat ini untuk semakin menumbuhkan rasa cinta kepada Nabi Muhammad saw.

Selain itu, ia juga menegaskan agar tetap mempertahankan NKRI bagaimanapun kondisinya. “Kita doakan leluhur kita. Mereka adalah akar dari bangsa ini. Jangan sampai kita lupa dan meninggalkan NKRI,” kata kiai bergaya metal ini kepada ribuan jamaah. (Ajie/Rodif/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Haedar Nashir Pondok Pesantren, Lomba, Hikmah Haedar Nashir