Dalam konteks Nahdlatul Ulama di mana masyarakatnya banyak yang menyelenggarakan kegiatan diniyah, TPQ dan lain sebagainya, Full Day School jelas merugikan karena eksistensi lembaga diniyah dan TPQ yang menjadi karakteristik NU terancam bubar.
| Ini Rekomendasi Bahtsul Masail Kongres Pergunu II Terkait Full Day School (Sumber Gambar : Nu Online) |
Ini Rekomendasi Bahtsul Masail Kongres Pergunu II Terkait Full Day School
Karena itu, forum menolak pemberlakukan FDS jika pelaksanaannya akan merugikan agama, siswa, orang tua, dan atau lembaga pendidikan lain seperti madrasah diniyah dan lain-lain. Forum menerima dengan catatan FDS dapat dikemas sinergi dengan kegiatan pendidikan lain.Forum ini menghasilkan rekomendasi kepada pemerintah tentang masalah FDS sebagai berikut.
Haedar Nashir
Haedar Nashir
1. Gagasan pemberlakukan Full Day School harus didahului dengan kajian komprehensif yang matang (dengar pendapat dari para pihak dan uji publik).2. Jika Full Day School diberlakukan, maka standar minimal pendidikan harus dipenuhi oleh pemerintah (mengacu pada 8 SNP).
3. Full Day Learning dengan memperhatikan kearifan lokal .
4. Jika Full Day School didiberlakukan, maka penentuan pendidik agama harus disepakati/disetujui oleh wali murid.
5. Materi pendidikan moral dan atau karakter diperbanyak. (Kendi Setiawan/Alhafiz K)
Dari Nu Online: nu.or.id
Haedar Nashir Ahlussunnah Haedar Nashir