Jumat, 16 Februari 2018

Rais Aam PBNU Jelaskan Pengecualian Suksesi di Tubuh Muslimat

Jakarta, Haedar Nashir. KH Maruf Amin, Rais Aam PBNU bersama Ketum Muslimat terpilih Hj Khofifah Indar Parawansa mendampingi Wakil Presiden Republik Indonesi, H Jusuf Kalla menabuh rabana secara bersamaan menutup Kongres XVII Muslimat NU, Sabtu (26/11) di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta.

Rais Aam PBNU Jelaskan Pengecualian Suksesi di Tubuh Muslimat (Sumber Gambar : Nu Online)
Rais Aam PBNU Jelaskan Pengecualian Suksesi di Tubuh Muslimat (Sumber Gambar : Nu Online)

Rais Aam PBNU Jelaskan Pengecualian Suksesi di Tubuh Muslimat

Sebelumnya, KH Maruf Amin mengatakan dalam sambutannya, Muslimat NU itu satu-satunya badan otonom NU tertua. Banom NU yang paling banyak amal sosialnya, mulai dari rumah sakit, pendidikan, ekonomi, dan koperasi yang hingga menyentuh masyarakat bawah.

Setelah itu, satu kekuatan Muslimat yang paling memberikan pengaruh adalah karena pengurus Muslimat kebanyakan istri dari kiai NU. "Bahkan orang tuanya kiai NU," kata Kiai Maruf.

Kiai Maruf Amin dihadapan Wakil Presiden dan peserta Kongres mengucapkan selamat sukses atas terselenggaranya Kongres XVII Muslimat dan terpilihnya Khofifah.?

Sebagai pimpinan tertinggi di NU, Kiai Maruf mengatakan, aturan PBNU untuk ketua badan otonom maksimal dua periode. Karena ini sudah menjadi keinginan dari seluruh anggota Muslimat se-Indonesia, maka PBNU menghormati pilihan dan keinginan para anggota Muslimat.

Haedar Nashir

Kiai Maruf menjelaskan, di PBNU itu ada dua hukum. Pertama,? hukum asli yang tertera dalam AD/ART NU dan kedua hukum istina atau hukum pengecualian. "Muslimat NU ini badan otonom yang memiliki hukum pengecualian," tegas Kiai Maruf Amin disambut tepuk tangan meriah.

Dalam Kongres Ke-17 Muslimat NU ini, Khofifah dipilih secara aklamasi oleh 34 pengurus wilayah, 525 pengurus cabang, dan 4 pengurus cabang istimewa (Hongkong, Arab Saudi, Malaysia, dan Sudan) yang memiliki hak suara dalam kongres.?

Dengan demikian, perempuan kelahiran Surabaya 51 tahun lalu ini memegang pucuk pimpinan Muslimat NU selama 4 periode (2000-2021).? (Rof Maulana/Fathoni)



Haedar Nashir



Dari Nu Online: nu.or.id

Haedar Nashir Pesantren Haedar Nashir