Kamis, 29 April 2010

Al-Asyariyah Menang Tipis atas Darussalam

Bantul, Haedar Nashir

Kesebelasan Pondok Pesantren Al-Asyariyah berhasil menundukkan kesebelasan Pondok Pesantren Darussalam pada Liga Santri Nusantara 2016 dalam pertandingan sepakbola 8 besar seri nasional, Jumat (28/10) malam. Gol diciptakan M Raply pada menit ke-62.

Al-Asyariyah Menang Tipis atas Darussalam (Sumber Gambar : Nu Online)
Al-Asyariyah Menang Tipis atas Darussalam (Sumber Gambar : Nu Online)

Al-Asyariyah Menang Tipis atas Darussalam

Sampai peluit panjang ditiup wasit Haryadi, kedudukan tetap 1-0 atas keunggulan Al-Asyariyah dalam pertandingan berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul, Yogyakarta itu.

Sejak awal pertandingan, dua kesebelasan bermain cepat dan keras. Beberapa kartu kuning terpaksa dikeluarkan wasit untuk pemain yang melakukan pelanggaran keras. Affan nomor punggung 9 dari Darussalam mendapat kartu kuning pertama pada menit ke-9.

Haedar Nashir

Sementara dari Al-Asyariyah mendapat kartu kuning pada menit ke-8 atas nama Al-Hamra H. Menit ke-40, M Raply mendapat hal serupa. Lalu pada menit ke-68 Al-Hamra kembali diganjar kartu kuning sehingga ia harus keluar lapangan karena akumulasi kartu.

Haedar Nashir

Dengan demikian, Al-Asyariyah maju ke babak selanjutnnya, semifinal esok hari di stadion yang sama, siang hari Sabtu (29/10). (Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Haedar Nashir Cerita Haedar Nashir

Selasa, 06 April 2010

Muslimat NU Bekasi Bentuk Anak Cabang di Kecamatan Setu

Bekasi, Haedar Nashir. Dalam rangka memperkuat strategi perjuangan Muslimat NU di tingkat bawah, Pimpinan Cabang Muslimat NU Bekasi membentuk pimpinan anak cabang baru, tepatnya di Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Muslimat NU Bekasi Bentuk Anak Cabang di Kecamatan Setu (Sumber Gambar : Nu Online)
Muslimat NU Bekasi Bentuk Anak Cabang di Kecamatan Setu (Sumber Gambar : Nu Online)

Muslimat NU Bekasi Bentuk Anak Cabang di Kecamatan Setu

Para pengurus baru Pimpinan Anak Cabang (PAC) Muslimat NU Kecamatan Setu masa bakti 2015-2020 secara resmi dikukuhkan, Rabu (29/4), di aula Masjid at-Taqwa cluster Prapanca II Grand Resident, Bekasi.

Dalam kesempatan itu, DR Ekawati dari Pimpinan Pusat Muslimat NU yang juga pengagas pembentukan PAC baru tersebut mengingatkan para hadirin akan visi dan misi Muslimat dan karakter khas yang membedakannya dari organisasi-organisasi perempuan yang ada.

Haedar Nashir

Disampaikan bahwa keberadaan Muslimat NU melalui proses yang cukup panjang dan merupakan bagian yang tidak bisa dipisahkan dengan sejarah NU plus sejarah perjuangan bangsa. Muslimat dilahirkan oleh NU untuk mengabdi kepada agama, bangsa dan negara dan menyelaraskan kiprah perjuangannya sejalan dengan perkembangan zaman.

“Muslimat NU hadir secara umum dipengaruhi oleh era kebangkitan bangsa dan sekaligus memberi inspirasi tentang pentingnya status perempuan sebagai mitra sejajar pria,” ujanrya.

Haedar Nashir

Hadir pula dalam acara pelantikan Vera Susanti, perwakilan dari Pengurus Cabang Kabupaten Bekasi, serta para tokoh masyarakat setempat. PAC Muslimat Kecamatan Setu diketuai oleh Hj Jauhariyah Hasan, alumni Pesantren Nur el-Kasyaf-Bekasi asuhan Almagfurlah KH Dawam Anwar (mantan Katib Syuriah PBNU era Gus Dur).

Vera Susanti berharap para pengurus baru memaksimalkan potensinya dan mengambil bagian secara aktif dalam gerakan pemberdayaan perempuan dan bukan hanya memenuhi kebutuhan praktis saja. “Muslimat harus mampu menjalankan peran yang strategis, yaitu menciptakan akses bagi masyarakat, khususnya terkait dengan hak dan kewajiban kaum perempuan sesuai dengan nilai-nilai agama,” tuturnya.

Acara pelantikan berlangsung dengan lancar dan khidmat, dimulai pukul 8.30 pagi sampai dengan 12.00 siang. Acara didahului dengan pembacaan rawi, pembacaan ayat suci al-Qur’an, dan menyanyikan lagu Indonesia Raya. (Neneng Hasanah/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Haedar Nashir Pahlawan, Kajian Haedar Nashir

Sabtu, 03 April 2010

PWNU Aceh Sambut Kedatangan Ketum PBNU

Banda Aceh, Haedar Nashir. Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Aceh mengelar rapat bersama pengurus di kantor PWNU setempat, Selasa (19/11) kemarin dalam rangka penyambutan kedatangan Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj ke Aceh pada akhir bulan ini.

Rapat kali ini dihadiri beberapa sesepuh PWNU Aceh. Tgk. Asnawi, Sekretaris PWNU Aceh mengatakan, Ketum PBNU dijadwalkan akan menghadiri kunjungan ke Aceh pada Tanggal 29 November 2013 dalam rangkaian kegiatan diantaranya akan bertindak sebagai pemateri pada acara Seminar Internasional yang dilaksanakan oleh panitia Mubes ke-II PB Huda Aceh.

PWNU Aceh Sambut Kedatangan Ketum PBNU (Sumber Gambar : Nu Online)
PWNU Aceh Sambut Kedatangan Ketum PBNU (Sumber Gambar : Nu Online)

PWNU Aceh Sambut Kedatangan Ketum PBNU

Tgk. H. Faisal Ali, Ketua PWNU Aceh mengatakan, Ketum juga akan memberikan taushiyah kepada warga Nahdiyin di provinsi Aceh sehari setelah acara Huda.

Haedar Nashir

Selain membahas tentang penyambutan Ketum dalam rapat tersebut pengurus PWNU Aceh juga membahas tentang perkembangan lembaga pendidikan NU, kata Abu Faisal. (Tgk Muslem/Anam)

Haedar Nashir

Dari Nu Online: nu.or.id

Haedar Nashir Halaqoh, Humor Islam Haedar Nashir