Sabtu, 26 November 2011

Lembaga Kajian Strategis Bangsa Bahas Kesalehan Nasional dan Ramadhan

Jakarta, Haedar Nashir - Lembaga Kajian Strategis Bangsa (LKSB) menggelar diskusi yang menautkan semangat kebangsaan dan Ramadhan di Gedung PBNU, Jakarta, Jumat (17/6) sore. Bersama sejumlah narasumber lembaga ini mencoba melihat perubahan-perubahan masyarakat di dalam dan di luar Ramadhan.

Direktur LKSB Abdul Ghafur yang membuka diskusi ini mengajak peserta diskusi untuk mensyukuri persatuan dan kesatuan negara Indonesia. Karena dalam sejarah pendirian republik ini, menurutnya, tidak bisa dipisahkan dari bulan Ramadhan seperti hari-hari menjelang proklamasi.

Lembaga Kajian Strategis Bangsa Bahas Kesalehan Nasional dan Ramadhan (Sumber Gambar : Nu Online)
Lembaga Kajian Strategis Bangsa Bahas Kesalehan Nasional dan Ramadhan (Sumber Gambar : Nu Online)

Lembaga Kajian Strategis Bangsa Bahas Kesalehan Nasional dan Ramadhan

“Karenanya Ramadhan bukan alasan bermalas-malasan. Tetapi Ramadhan membangun semangat kita,” kata Ghafur membuka diskusi.

Ia mengamati perubahan signifikan masyarakat Indonesia. Di bulan Ramadhan, masyarakat bisa menjadi saleh, cerdas spiritual, bahkan kepedulian sesama yang luar biasa. “Tetapi kenapa ketika di luar Ramadhan, kita meninggalkan nilai positif yang melekat pada diri kita saat Ramadhan?”

Haedar Nashir

Ia berharap kekuatan spiritual di bulan Ramadhan ini tetap hadir sepanjang tuhan di luar Ramadhan.

Haedar Nashir

Sementara Jenderal A Yani Basuki yang kini aktif di Lembaga Sensor Film menyoroti hadits keutamaan berpuasa. Menurutnya, puasa yang bermutu dapat mengantarkan mereka yang mengamalkannya sebagai manusia berkualitas.

Tampak hadir narasumber lainnya Wakil Ketua LKKNU Luluk Nurhamidah, Kiai Kusein Alcepu, dan rektor salah satu kampus Islam di Jakarta. (Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Haedar Nashir Syariah, Budaya, Nahdlatul Ulama Haedar Nashir

Kamis, 17 November 2011

Diklatama Pelajar NU Bondowoso Usung Kepedulian Lingkungan

Bondowoso, Haedar Nashir

Dewan Koordinasi Cabang (DKC) Corps Brigade Pembangunan (CBP) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Korps Pelajar Putri (KPP) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Bondowoso menyelenggarakan Pendidikan dan Latihan Pertama (Diklatama) selama tiga hari, 12-14 Februari 2016.

Diklatama Pelajar NU Bondowoso Usung Kepedulian Lingkungan (Sumber Gambar : Nu Online)
Diklatama Pelajar NU Bondowoso Usung Kepedulian Lingkungan (Sumber Gambar : Nu Online)

Diklatama Pelajar NU Bondowoso Usung Kepedulian Lingkungan

Kegiatan yang melibatkan kader anak cabang IPNU-IPPNU se-Kabupaten Bondowoso itu berlangsung di Aula MWCNU Cermee, Kecamatan Cermee, Kabupaten Bondowoso, dengan tema “Pelajar Berkarakter Kebangsaan, Peduli Lingkungan dan Berjiwa Kemanusiaan"

Marsudi, pejabat pemerintahan Kecamatan Cermee yang mewakili camat setempat mengaku bangga dan mendukung acara Diklatama ini. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi sarana mendidik mental generasi muda.

Haedar Nashir

“Di samping mendidik mental juga mendidik akhlak, nah itu memang yang diharapkan oleh bangsa ini, di mana ke depannya bangsa ini harus mempunyai karekter atau jiwa yang berakhlak mulia, saya kira begitu," ucapnya seraya berharap, agenda serupa bisa berlanjut ke tempat-tempat yang lain.

Sementara Aiptu Hadi Sugono dari Polsek Cermee menyambut positif acara ini. Menurutnya, Diklatama mampu mendidik para pemuda-pemudi agar lebih mamahami kehidupan atau situasi bencana, keamanan, narkoba, dan radikalisme.

Haedar Nashir

"Saya sangat berterima kasih kepada ormas NU ini dengan diadakan diklatama ini untuk menangkal kenakalan remaja, agar tidak terkena masalah hukum, terpengaruh globalisasi dan masih banyak yang lain," kata dia.

Diklatama dibuka Jumat lalu dan diikuti kurang lebih 30 peserta dari Dewan Koordinasi Anak Cabang (DKAC) CBP IPNU- KPP IPPNU Bondowoso. Turut hadir dalam acara pembukaan M Ainul Narjib dari Dewan Koordinasi Wilayah (DKW) CBP IPNU Jawa Timur, Iva Navulani dari DKW KPP IPPNU Jawa Timur, Ketua Tanfidiziah MWCNU Cermee H Mannan, Koramil Cermee Sugiaanto, Ketua PC IPNU Bondowoso Ahmad Juhadi, dan Ketua IPPNU Bondowoso Robiatul Adawiyah. (Ade Nurwahyudi/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Haedar Nashir Habib, Daerah Haedar Nashir