Namun, ternyata ada satu rumah milik warga yang terlewatkan dari sentuhan tangan para relawan. Rumah seorang perempuan yang ditinggal suaminya berlayar.
| Kisah Korban Puting Beliung Curhat kepada GP Ansor (Sumber Gambar : Nu Online) |
Kisah Korban Puting Beliung Curhat kepada GP Ansor
Sebagai masyarakat yang sama-sama mengalami musibah, ia merasa disisihkan. Ia pun menceritakannya kepada salah seorang wartawan. Kebetulan wartawan tersebut, Pujianto, adalah Sekretaris Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Rembang.Haedar Nashir
Pujianto, melalui telepon selulernya, memerintahkan puluhan anggota Banser yang sudah berada di lokasi bencana untuk segera merapat membantu perempuan itu yang genting rumahnya porak-poranda."Kepada sahabat-sahabat Banser, saya minta kalian tanya warga sekitar, sebelah mana? rumahnya Rini (perempuan itu), karena sejak dari pagi rumahnya belum ada yang memperbaiki karena dia seorang diri dan suaminya berlayar," pintanya pada Banser.
Haedar Nashir
Tak menunggu waktu lama, puluhan Banser yang dipimpin langsung Kasat Korcab Banser Rembang bergegas mendatangi rumah Rini.Melihat puluhan Banser beramai-ramai mendatangi rumahnya, Rini pun kembali menghubungi Pujianto dan berterima kasih. Berkat bantuan Banser, ia pun tak khawatir lagi jika hujan turun karena atap rumahnya sudah kembali tertutup. (Ahmad Asmui/Abdullah Alawi)
Dari Nu Online: nu.or.id
Haedar Nashir Internasional, News, Kiai Haedar Nashir