Hadir sebagai narasumber kajian ini Dosen IAIN Syekh Nurjati Cirebon Ustadz Masyahari dengan moderator aktivis NU Nashruddin. Tema Islam Nusantara sengaja diangkat dalam upaya mengenalkan masyarakat tentang term yang lagi hangat.
| Pemuda Masjid Limbangan Ngaji Islam Nusantara pada 1 Muharram (Sumber Gambar : Nu Online) |
Pemuda Masjid Limbangan Ngaji Islam Nusantara pada 1 Muharram
Masyhari mengatakan, “Islam Nusantara adalah Islam khas ala Indonesia, gabungan nilai Islam teologis dengan nilai-nilai tradisi lokal, budaya, dan adat istiadat di Tanah Air. Dengan kata lain, Islam Nusantara berarti menyinergikan ajaran Islam dan adat istiadat lokal yang tersebar di wilayah Indonesia.”Menurutnya, yang menjadi nilai pokok dari Islam adalah pesan rahmatan lil ‘alamin, pembawa keteduhan dan kedamaian, dengan tetap berlandaskan akidah tauhid sebagaimana ajaran Islam yang dibawa Nabi Muhammad Saw. “Inilah Islam yang dikampanyekan dalam Islam Nusantara,” kata Masyhari.
Haedar Nashir
Pelbagai kegiatan dalam menyambut tahun baru Hijriyah ini merupakan hajat tahunan dan sudah berlangsung selama 13 tahun setelah berdirinya jamiyah pada 6 September 1999 M. Acara ini yang dipusatkan di masjid tersebut dibuka pada Jumat (30/9) dengan seminar keagamaan dalam tema “Islam Nusantara”, lomba hafalan Al-Qur’an (MHQ) tingkat usia sekolah dasar yang digelar pada Sabtu (1/10) dan malam harinya disambung dengan istighotsah dan do’a bersama.Haedar Nashir
Sementara pawai ta’aruf, sunatan massal dan semaan kubro yang bekerja sama dengan Jam’iyyatul Qurra’ wal Huffadz Nahdlatul Ulama (JQHNU) Losari pada Ahad (2/10). Rangkaian acara ini ditutup dengan santunan anak yatim dan pengajian umum bersama KH Kholil Rohmat, kiai kondang dari Tegal. (Red Alhafiz K)Dari Nu Online: nu.or.id
Haedar Nashir Nahdlatul, Khutbah Haedar Nashir