Demikian disampaikan Ketua Pimpinan Cabang GP Ansor Kencong, Kabupten Jember, Jawa Timur, Muhammad Yasin Yusuf Ghazali saat memberi pengarahan dalam acara Rapat Kerja II Rijalul Ansor-GP Ansor Kencong di Balai Desa Padomasan, Kec. Jombang, Jember, Senin malam (27/6).
| Ansor Tak Boleh Lupakan Jasa Para Sesepuh (Sumber Gambar : Nu Online) |
Ansor Tak Boleh Lupakan Jasa Para Sesepuh
Menurut Yasin, para kiai dan sesepuh Ansor telah mengalami pahit getirnya ber-Ansor dalam memperjuangkan kebenaran dan menebar Islam ala Ahlissunnah wal Jama’ah. Di zaman orde baru, menjadi anggota Ansor bukan hal yang mudah. Mereka mengalami tekanan, ancaman, dikucilkan dan sebagainya. “Karena itu, jangan lupakan mereka. Jangan sekali-kali putus silaturahim dengan mereka. Kita sekarang tinggal enaknya,” jelasnya.Pria berkaca mata ini mengingatkan pentingnya menyambung tali silaturahim dengan para sesepuh NU dan Ansor selain sebagai suatu keharusan dalam Islam, juga untuk “merangkul” anak cucu mereka agar bisa mengikuti pendahulunya; membesarkan Ansor. Dengan demikian, regenerasi Ansor akan terus mengalir. Karena itu, Yasin mengajak para pengurus Ansor tak segan-segan untuk sowan kepada sesepuh Ansor-NU.
Haedar Nashir
“Itu sebagai penghargaan kepada mereka. Juga sekaligus mengajak anaknya agar masuk Ansor. Jadi kita mang-Ansor-kan yang belum Ansor, memantapkan yang sudah Ansor. Dan terakhir meng-NU-kan yang belum NU,” paparnya.Haedar Nashir
Raker itu sendiri dihadiri oleh lebih 100 pengurus Anso dari semua tingkatan di 6 Pimpinan Anak Cabang (PAC). Raker yang dibarengi dengan pembagian parcel tersebut setidaknya merekomendasikan 18 program yang harus dilaksanakan dalam satu tahun kedepan. Diantaranya adalah reformasi ranting dan PAC, apel Banser, gerak jalan dan karnaval, pembuatan KTA Ansor dan Banser, peresmian Koperasi dan arisan Ansor. (Aryudi A. Razaq/Mahbib)Dari Nu Online: nu.or.id
Haedar Nashir Nusantara Haedar Nashir