Kamis, 25 Januari 2018

Pedagang Sayur Cari Rezeki di Haul Gus Dur

Jakarta, Haedar Nashir

Puncak peringatan Haul Ke-7 KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) Jumat (23/12) menjadi ladang mencari rezeki bagi puluhan pedagang, tasbih, kaos, makanan cepat saji, minuman dan mainan anak, termasuk pedagang sayuran.

Pedagang Sayur Cari Rezeki di Haul Gus Dur (Sumber Gambar : Nu Online)
Pedagang Sayur Cari Rezeki di Haul Gus Dur (Sumber Gambar : Nu Online)

Pedagang Sayur Cari Rezeki di Haul Gus Dur

“Alhamdulillah laris,” ujar Indra Aldiansyah, di areal kediaman Gus Dur, Jalan Warung Silah Nomor 10, Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Sembari tersenyum, warga Ciganjur itu mengaku baru pertama kali berdagang sayuran di Haul Gus Dur. “Biasanya berdagang di pasar. Di Haul Ini baru pertama kali berdagang, yang unik biasanya yang dicari,” kata dia menjelaskan alasan memilih tetap berdagang sayuran.

Di antara lalu-lalang jamaah, pedagang makanan, minuman hingga souvenir yang memasarkan dagangan di sebelah perusahaan taxi, Indra memasarkan dagangannya seperti caisim atau sawi hijau, kol, bawang merah, bawang putih, kentang, jagung, kacang panjang, sawi, wortel, tomat, daun bawang, jeruk nipis, ? pepaya, salak dan buah naga.

“Bawangnya Rp25 sekilo, cabai merah panjangnya Rp35 sekilo,” teriak Indra yang malam itu mengenakan celana jeans coklat dan kemeja hijau.

Haedar Nashir

Ia mengaku, bawang yang dijualnya sudah habis satu karung, jumlahnya kira-kira lebih dari 50 kilogram. “Sebagian sayuran dari Pasar Induk, sebagian lagi dari Pasar Kemang, Bogor, Jawa Barat,” katanya.

Sejumlah pejabat negara hadir pada Haul Gus Dur, seperti Presiden Joko Widodo, Panglima TNI Gatot Nurmantyo, Kapolri Tito Karnavian, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dan Kepala BNP2TKI Nusron Wahid.

Terlihat pula sejumlah seniman seperti Joko Pinurbo, Asep Zamzam Noor, Sujiwo Tedjo dan Zastrouw Al-Ngatawi. Termasuk Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj, Ketua PP GP Ansor H Yaqut Cholil Qoumas, Kepala Satuan Koordinasi Nasional Barisan Ansor Serbaguna H Alfa Isnaeni, sejumlah pengurus DPP K Sarbumusi NU dan para pemuka lintas agama.

Haedar Nashir

Puncak Haul diisi tausyiah oleh Habib Umar Muthohar dan ditutup doa oleh Habib Jafar Alkaff yang memimpin doa agar Indonesia aman dan ekonomi rakyat menjadi lancar. (Gatot Arifianto/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Haedar Nashir Kyai, Kajian Sunnah Haedar Nashir