Shalat Idul Adha yang berjumlah dua rakaat hukumnya sunnah. Niat shalat yang dibaca adalah:
| Tuntunan Praktis Shalat Idul Adha Menurut KH Sholeh Darat (Sumber Gambar : Nu Online) |
Tuntunan Praktis Shalat Idul Adha Menurut KH Sholeh Darat
? ? ? ? ? ? ?Haedar Nashir
KH Sholeh Darat memaknai isi niat itu seperi ini: "Saya berniat melaksanakan shalat sunnah Idul Adha dua rakaat karena perintah Allah subhânahu wata‘âlâ dan meniru amalan Rasulullah Saw".Haedar Nashir
Setelah berniat dilanjutkan takbiratul ihram dengan menyebut: "Allahu Akbar" dilanjutkan dengan membaca doa iftitah dengan mengucap:? ? ? ? ? ? ? ? ? ? .... ? ?... ?
Setelah itu takbir tujuh kali (rakaat pertama) dengan mengucap:
? ? ? ? ? ? ? ? ? ?
Setelah itu membaca surat al-Fatihah dilanjutkan dengan membaca surat yang dihafal. Dilanjutkan dengan ruku dan sujud dan kembali berdiri masuk rakaat kedua.
Setelah berdiri pada rakaat kedua membaca takbir lima kali dengan bacaan yang sama dalam rakaat pertama.
Dilanjutkan dengan membaca surat al-Fatihah dan surat yang dihafal kemudian dilanjutkan dengan ruku dan sujud. Setelah itu dilanjutkan dengan tahiyyat akhir dan diakhiri dengan salam.
Demikian tata cara shalat Idul Adha yang disampaikan oleh KH Sholeh Darat. Tata cara ini juga berlaku sama ketika shalat Idul Fitri, hanya dengan mengubah kalimat niatnya saja.
Setelah shalat id selesai, kemudian dilanjutkan dengan dua kali khutbah sama seperti shalat Jumat. Ketika sebelum khutbah shalat id disunnahkan membaca takbir 9 kali (khutbah pertama) dan takbir 7 kali (khutbah kedua).
Sunnah shalat id ini untuk laki-laki dan perempuan dalam keadaan mukim atau sedang musafir baik dengan berjamaah atau sendiri (munfarid). Berbeda dengan shalat Jumat yang wajib dilaksanakan dengan berjamaah.
Selamat Idul Adha 1437 H/2016 M.
Wallahu alam bis-shawâb.
M. Rikza Chamami, Wakil Ketua KOPISODA (Komunitas Pecinta KH Sholeh Darat) & Dosen UIN Walisongo
Dari Nu Online: nu.or.id
Haedar Nashir Jadwal Kajian Haedar Nashir