Dalam konfercab NU yang digelar di Pesantren Darul Arifin, Desa Curahkalong, Bangsalsari tersebut, Kiai Muhyidin dan Gus A’ab –sapaan akrabnya- terpilih secara aklamasi setelah bakal calon yang lain tidak memenuhi syarat perolehan suara minimal untuk maju dalam tahap pencalonan ketua dan rais.
| Terpilih Lagi, Gus A’ab Fokus Pemberdayaan Ekonomi Warga (Sumber Gambar : Nu Online) |
Terpilih Lagi, Gus A’ab Fokus Pemberdayaan Ekonomi Warga
Dalam tahap penyaringan,? ada 8 nama yang masuk untuk memperebutkan 337 suara.? Namun perolehan suara ke delapan nama itu tidak sampai 10 kecuali Kiai Muhyiddin yang memperoleh 292 suara.? Padahal, syarat untuk maju dalam tahap pencalonan minimal mengantongi 99 suara.? Diantara 8 nama itu adalah Gus A’ab, Gus Firjon Barlaman (putra KH. Ahmad Shiddiq). “Dengan komposisi perolehan seperti itu, maka otomatis Kiai Muhyiddini dtetapkan secara aklamasi sebagai Rais Syuriyah,” ujar panitia pengarah, MN. Harisuddin.Haedar Nashir
Kondisi yang sama juga terjadi dalam pemilihan ketua tanfidziyah. Dalam tahap penjaringan nama calon kwtua tanfidziyah, Gus A’ab langsung unggul dengan mengantongi 294 suara. Sementara Gus Firjon yang digadang-gadang bisa memenangi pemilihan ketua, hanya mendapat 9 suara. Sedangkan tiga nama lain hanya memperoleh suara di bawah 5. Dengan demikian, Gus A’ab langsung ditetapkan sebagai ketua terpilih.Haedar Nashir
Usai pemilihan, Gus A’ab menyatakan akan memperioritaskan pemberdyaan ekonomi umat dalam kepemimpinnanya pada periode mendatang. “Sesuai dengan rekomendasi komisi, ke depan PCNU akan mencoba meningkatkan peran pemberdayaan ekonomi umat. Jadi kemiskinan dan keterbelakangan, memang jadi problem kita semua,” ujarnya kepada sejumlah wartawan yang mengerumuninya. (Aryudi A. Razaq/Anam)Dari Nu Online: nu.or.id
Haedar Nashir Daerah Haedar Nashir