Ketua IPNU Lamongan Muhlisin menjelaskan bahwa film ini sangat mendidik karena mengangkat budaya pendidikan pesantren yang selama ini menjadi cirri khas pendidikan warga NU. Tak hanya itu, film karya sutradara Tarmidzi Abka ini bercerita tentang kisah kearifan masyarakat yang berdasarkan naungan pesantren dan nilai-nilai Islam yang kuat serta nilai-nilai budaya yang ada di wilayah Lombok Barat.
| Pelajar NU Lamongan Apresiasi Film Kalam-Kalam Langit (Sumber Gambar : Nu Online) |
Pelajar NU Lamongan Apresiasi Film Kalam-Kalam Langit
Film ini menceritakan seorang pemuda yang gigih dalam belajar memahami dan menghafalkan Al-Qur’an hingga mahir dalam qira’atul Qur’an. Hanya sayangnya niat itu ditentang oleh ayahnya yang selalu member peringatan agar tidak memperjualbelikan kalam-kalam Illahi demi mendapatkan popularitas di kawasan pesantren.Haedar Nashir
Lebih menarik lagi film ini melibatkan KetuaUmum NU KH Said Aqil Siroj.“Lewat nonton bareng ini kami ingin mengajak seluruh kader dan warga NU khususnya untuk ikut mengapresiasi film ini. Ini karya kader NU. Kalau tidak kita yang mengapresiasi, lalu siapa lagi?” pungkas Muhlisin. (Red Alhafiz K)
Haedar Nashir
Dari Nu Online: nu.or.idHaedar Nashir Syariah, Kyai, Budaya Haedar Nashir