| Dipimpin Kasatkornas, Banser Ziarah ke Makam Syekh Yusuf Al-Makassari (Sumber Gambar : Nu Online) |
Dipimpin Kasatkornas, Banser Ziarah ke Makam Syekh Yusuf Al-Makassari
"Menjadi keharusan bagi kami untuk mendoakan dan meneladani sosok pahlawan dan ulama Nusantara yang menyebarkan Islam dengan pendekatan kultural, bukan gaya sok dan paling benar," ujar Alfa Isnaeni.Setelah diasingkan pemerintah kompeni, Syekh Yusuf Abul Mahasin Tajul Khalwati Al-Makassari Al-Bantani yang lahir di Gowa, Sulawesi Selatan, 3 Juli 1626 berupaya membawa misi Islam di Afrika Selatan. Pengajar Tarekat Khalwatiyah itu wafat di Cape Town, Afrika Selatan, 23 Mei 1699.
Atas jasanya menyebarkan Islam tanpa membedakan warna kulit, Syekh Yusuf tidak saja dikenang masyarakat Afsel dengan pemberian gelar As-salam. Pemerintah Afsel secara resmi juga menetapkan Syekh Yusuf sebagai pahlawan nasional pada 23 September 2005. Adapun di Indonesia, keputusan penetapan Pahlawan Nasional bagi Syekh Yusuf pada 9 November 1996.
Haedar Nashir
Makam terakhir Syekh Yusuf yang diberi gelar masyarakat seempay Tuanta Salamaka ri Gowa (Tuan guru penyelamat kita dari Gowa) itu berada di perbatasan Kabupaten Gowa dan Kota Makassar, terletak di kompleks berada di tepi jalan raya.Sekitar 15 menit, puluhan anggota Banser yang berasal dari 19 provinsi di Indonesia, berhimpun di areal makam dengan bagian atap berbentuk kubah untuk mendoakan Syekh Yusuf. (Gatot Arifanto/Fathoni)
Dari Nu Online: nu.or.id
Haedar Nashir Internasional, Nahdlatul Ulama Haedar Nashir