Sabtu, 02 Desember 2017

Para Tokoh Berikan Penghormatan Terakhir Kepada Slamet Effendy

Jakarta, Haedar Nashir. Para tokoh, baik dari lingkungan NU maupun non-NU, silih berganti mengunjungi rumah duka keluarga H Slamet Effendy Yusuf di perumahan Citra Grand Cibubur, Kamis (3/12).

Para Tokoh Berikan Penghormatan Terakhir Kepada Slamet Effendy (Sumber Gambar : Nu Online)
Para Tokoh Berikan Penghormatan Terakhir Kepada Slamet Effendy (Sumber Gambar : Nu Online)

Para Tokoh Berikan Penghormatan Terakhir Kepada Slamet Effendy

Rais Aam PBNU KH Ma’ruf Amin dan Mantan Ketua Umum PBNU KH Hasyim Muzadi tiba dalam waktu yang hampir bersamaan untuk memberi penghormatan kepada mendiang Slamet Effendy. Mereka bersalaman dan menyapa satu sama lain.

Kiai Said dan jajaran pengurus PBNU lainnya juga memberikan penghormatan dan menyampaikan  pesan terakhir sebelum jenazah diberangkatkan menuju Pesantren Tahfidzul Qur’an di Purwakarta Purwakarta, pesantren yang diasuhnya. 

Haedar Nashir

Sejumlah menteri juga hadir seperti Menteri Agama Lukman Hakim Syaifuddin, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, Menteri Tenaga Kerja Hanif Dakhiri, Menteri Agraria dan Tata Ruang Fery Mursidan Baldan, dan Kapolda Metro Jaya Tito Karnavian. 

Hadir pula Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie, Mantan Ketua MPR Hidayat Nur Wahid, Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad, Fuad Bawazier, dan lainnya. 

Haedar Nashir

Dalam pesan di watsapp, jenazah akan diberangkatkan dari rumah duka pukul 12 siang, tetapi dimajukan menjadi sekitar 11.30 mengingat permintaan keluarga di Purwokerta agar pemberangkatan jenazah dipercepat sebagaimana dikatakan oleh Isfah Abidah Aziz, wakil sekjen PBNU yang merupakan mantan staffnya di DPR RI. Akibatnya, beberapa pelayat tidak sempat bertemu dengan jenazah, apalagi jalan Alternatif Cibubur yang padat merayap.

Sebelum pulang, Hidayat Nur Wahid sempat menanyakan soal pelaksanaan tahlil. Ketika dijelaskan bahwa tahlil akan diselenggarakan selama tujuh hari di masjid An Nahdlah PBNU, ia berjanji untuk menyempatkan diri untuk hadir.(Mukafi Niam) 

Dari Nu Online: nu.or.id

Haedar Nashir Internasional, Sholawat, Budaya Haedar Nashir