Kamis, 31 Oktober 2013

Gus Dur Selalu Tanamkan Islam sebagai Agama Kedamaian

Kudus, Haedar Nashir - Pengasuh Pesantren Asrama Perguruan Islam (API) Tegalrejo, Magelang, Jawa Tengha KH Yusuf Chudlori mengatakan, KH Abdurrahmana Wahid (Gus Dur) pada masa hidupnya selalu menanamkan kepada masyarakat bahwa Islam adalah agama kedamaian di bumi.

Gus Dur, kata kiai muda yang biasa disapa Gus Yusuf ini, dalam menunjukkan Islam mengutamakan kedamaian, memberi contoh kisah KH Chudlori yang didatangi dua kelompok masyarakat desa Tepus, Magelang yang meminta fatwa penggunaan bondo desa .

Gus Dur Selalu Tanamkan Islam sebagai Agama Kedamaian (Sumber Gambar : Nu Online)
Gus Dur Selalu Tanamkan Islam sebagai Agama Kedamaian (Sumber Gambar : Nu Online)

Gus Dur Selalu Tanamkan Islam sebagai Agama Kedamaian

Kedua kelompok tersebut, lanjut  Gus Yusuf, saling berebut antara digunakan membeli gamelan ataukah merehab masjid. “Tanpa diduga, KH Chudlori tidak menjawab untuk rehab masjid, melainkan mendahulukan membeli gamelan dengan alasan demi kerukunan,” jelasnya pada puncak acara “Gebyar seni budaya dan peringatan haul ke-6 Gus Dur” yang diselenggarakan Pengurus Cabang Lesbumi Kudus di  Komplek Kampung Festival Bambu Wulung, Desa Ngembalrejo, Kudus, Ahad Malam (31/1).

Gus Yusuf menambahkan, kisah tersebut ditafsirkan Gus Dur bahwa KH Chudlori lebih mementingkan masyarakat guyub rukun. Ketika masyarakatnya rukun, masjid akan tumbuh dengan sendirinya. “Dari sinilah Gus Dur menanamkan Islam hadir tidak untuk memecah-belah, tetapi untuk memberi kedamaian," ujar kiai putra KH Chudlori ini.

Haedar Nashir

Haedar Nashir

Kemudian Gus Yusuf merasa prihatin kondisi masyarakat Indonesia belakangan yang mengalami krisis kepercayaan. Masyarakat, katanya, banyak yang bangga menjadi orang (bangsa) lain daripada menjadi orang Indonesia. Hal ini banyaknya orang berpenampilan atau gaya pakaiannya berubah sehingga tidak mencerminkan warga Indonesia.

 

"Gus Dur itu apa adanya, tidak jaim, tidak usah gaya. Selama berkualitas seperti beliau dimana pun orang akan menghormati. Tetaplah menjadi Indonesia , menjadi warga NU. Itu cara Gus Dur memberi keteladanan," terangnya.

Gus Dur juga mengajarkan kelembutan, kasih sayang serta menyanyangi semua komponen masyarakat lintas suku ras dan agama. Gus Dur dicintai banyak orang karena mencintai banyak orang. "Sudah 6 tahun beliau wafat, tetapi warisan kasih sayang, ajaran keteguhan sikapnya, belajar mencintai NKRI harus tetap tumbuh dalam jiwa kita. Cita-cita besar Gus Dur perihal kemanusiaan, kedamaian dan NKRI harus kita perjuangkan bersama," harap Gus Yusuf.

Turut hadir dalam acara ini putri bungsu Gus Dur, Inayah Wulandari Wahid, tokoh NU, budayawan, politisi dan kaum nahdliyin Kudus. Bintang Aksi Yunior Bintha Athivata beserta ibunya, Hj Nuzumul Laily. Serta dan sastrawan Kudus ikut menyemarakkan suasana dengan pentas membaca puisi. (Qomarul Adib/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Haedar Nashir Sejarah, Nusantara, Meme Islam Haedar Nashir

Selasa, 29 Oktober 2013

Warga NU Sejahtera, Pertumbuhan Ekonomi Melaju Pesat

Surabaya, Haedar Nashir. Panitia Daerah (Panda) Muktamar ke-33 NU kembali menggelar acara pra muktamar dengan konsep yang berbeda. Kali ini Panda mengonsep dialog interaktif bersama Bapak Chairul Tanjung, CEO Trans Corp di halaman timur Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya, Jum’at (3/7).

Dialog yang bertemakan Membangun Kemandirian Ekonomi Rakyat itu dihadiri oleh ratusan orang. Mereka terdiri dari para pengusaha muda, pengusaha santri dan para jamaah Masjid Al-Akbar Surabaya.?

Warga NU Sejahtera, Pertumbuhan Ekonomi Melaju Pesat (Sumber Gambar : Nu Online)
Warga NU Sejahtera, Pertumbuhan Ekonomi Melaju Pesat (Sumber Gambar : Nu Online)

Warga NU Sejahtera, Pertumbuhan Ekonomi Melaju Pesat

Hadir juga KH Miftachul Akyar, Rais Syuriah dan Ketua Tanfidziyah PWNU Jatim, KH Mutawakkil Alallah, Mantan Menteri Pendidikan RI, Prof M Nuh, Direktur Masjid Al Akbar. Tentu Ketua dan Sekretaris Panda Muktamar ke-33 NU turut hadir.

Haedar Nashir

Dalam sambutannya, Gus Ipul atas nama Ketua Panitia Daerah mengucapkan terima kasih kepada Bapak Chairul Tanjung yang bersedia hadir dalam dialog interaktif ini. Gus Ipul berharap dengan adanya dialog bersama Pak CT (Chairul Tanjung) dapat memberikan motivasi kepada kita semua untuk memulai usaha.

Haedar Nashir

Baginya, warga NU harus pintar, cinta tanah air itu semua itu sudah ada di NU. Namun orang kaya ini yang masih sedikit di NU, bisa dihitung angkanya. "Kalau warga NU sejahtera maka pertumbuhan ekonomi melaju cepat," terangnya.

Kiai Mutawakil juga menyampaikan apresiasi kepada panitia daerah yang telah mengadakan acara dialog interaktif bersama Pak CT. "Ini langkah cerdas yang diambil oleh Panda. Karena inilah yang menjadi kebutuhan masyarakat terutama warga NU," terang Kiai Mutawakkil.

Dalam penyampaiannya, Pak CT menyayangkan minimnya umat muslim yang menguasai sektor perekonomian. Dari 88 persen umat muslim, hanya 22 persen yang berperan di dunia usaha dan menguasai sektor perekonomian.

"Umat Islam di Indonesia harus siap membangun perekonomian mandiri, kalau tidak, Indonesia akan menjadi ladang basah bagi negara lain, apalagi tahun ini akan ada MEA," pesannya. ? (Rofii Boenawi/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Haedar Nashir Daerah, Berita Haedar Nashir

Minggu, 27 Oktober 2013

NU Dorong Pemerintah Indonesia Fasilitasi Penyelesaian Konflik Suriah

Wonosobo, Haedar Nashir. Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj mendorong keterlibatan pemerintah Indonesia dalam membantu menyelesaikan konflik Suriah yang saat ini sudah menelan lebih dari 100 ribu nyawa.

“Saat ini masih ada kesempatan sebelum terlambat,” katanya dalam konferensi pers setelah pembukaan rapat pleno PBNU, Sabtu (7/9).

Ia menegaskan, langkah militer yang digagas oleh Amerika Serikat sejumlah negera sekutunya tidak akan menyelesaikan masalah.?

NU Dorong Pemerintah Indonesia Fasilitasi Penyelesaian Konflik Suriah (Sumber Gambar : Nu Online)
NU Dorong Pemerintah Indonesia Fasilitasi Penyelesaian Konflik Suriah (Sumber Gambar : Nu Online)

NU Dorong Pemerintah Indonesia Fasilitasi Penyelesaian Konflik Suriah

“Dialog merupakan cara terbaik dalam menyelesaikan masalah ini,” tegasnya.

Haedar Nashir

Kiai Said berharap pemerintah Indonesia berperan lebih aktif dalam mendorong negara-negara Muslim secara bersama-sama menyelesaikan masalah tersebut.

OKI, menurut Kang Said, sejauh ini tidak jelas peran yang dilakukannya. “OKI itu seperti la yamuutu wa la yahya, (tidak kehilatan hidup atau matinya). Ya daripada tidak ada,” tandasnya.?

Haedar Nashir

Dalam pertemuan G20 di Rusia, SBY menegaskan penolakannya atas upaya penyelesaian konflik Suriah dengan cara-cara kekerasan, apalagi tanpa mandat dari PBB.

“Menurut pandangan saya adalah, masyarakat internasional (internastional community), yang diberikan mandat oleh perserikatan bangsa-bangsa untuk melaksanakan sejumlah tugas, yang mengandung tiga elemen tadi tentu tidak semua dilaksanakan oleh international community. Selebihnya dilaksanakan oleh bangsa Syiria, pemerintah Syiria, pemimpin-pemimpin dan tokoh-tokoh Syiria sendiri," kata Presiden dalam keterangan pers di St Petersburg, Jumat sore waktu setempat, seperti dilansir oleh Antara. (Mukafi Niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Haedar Nashir Kyai, Kajian Haedar Nashir

Minggu, 20 Oktober 2013

Bang Haji Ajak Jamaah Bershalawat

Jombang, Haedar Nashir. Untuk kali kedua, Raja Dangdut H Rhoma Irama berkeliling ke Jawa Timur. Hal itu dilakukan guna mengenal lebih dekat para tokoh dan warga Nahdlatul Ulama.

Bang Haji Ajak Jamaah Bershalawat (Sumber Gambar : Nu Online)
Bang Haji Ajak Jamaah Bershalawat (Sumber Gambar : Nu Online)

Bang Haji Ajak Jamaah Bershalawat

Sabtu (10/5) malam, Bang Haji, sapaan akrabnya berkesempatan melangsungkan silaturahim ke sejumlah kiai dan pengasuh pondok pesantren di Jombang. Raja Dangdut itu hadir dalam rangka haul KH Bisri Syansuri di Pondok Pesantran Mambaul Maarif Denanyar. 

Tampak hadir sejumlah tokoh seperti Muhaimin Iskandar (Ketua Umum DPP PKB dan Menakertrans), Saifullah Yusuf (Ketua PBNU dan Wakil Gubernur Jatim), Ida Fauziyah (Ketua Umum PP Fatayat NU) serta para pejabat dari Pemprov Jatim dan pengurus partai lainnya.

Haedar Nashir

Yang menarik, di ujung sambutan yang mengatas namakan keluarga,  Muhaimin Iskandar mendaulat Raja Dangdut itu untuk memimpin pembacaan shalawat.  "Kita ingin mendengarkan suara Bang Haji melantunkan shalawat," kata Cak Imin. 

Haedar Nashir

"Kita yakin, suara Bang Haji dapat memukau para hadirin," katanya. "Dan kalau sudah memukau, kita yakin jamaah akan mengikuti apa yang dikatakan Bang Haji," tandas keponakan KH Abdurrahman Wahid ini.

Permintaan yang tiba-tiba ini cukup merepotkan Bang Haji yang saat itu didampingi grup shalawat al-Banjari dari Pesantren Mambaul Maarif.

Namun Bang Haji tampak segera menguasai panggung dan memilih shalawat Badar untuk mengajak ribuan jamaah yang hadir untuk bershalawat. 

Dalam pandangan Bang Haji, shalawat adalah ajakan untuk mengenal dan mencintai sosok baginda Nabi Muhamaad SAW. Kegemaran bershalawat adalah di antara manifestasi kecintaan kepada beliau. 

"Apalagi Allah telah memberikan jaminan akan dibalasnya shalawat kita dengan berkali lipat," katanya seraya menyitir sebuah hadits.

Bersama sejumlah kiai dan tokoh serta jamaah yang hadir, Bang Haji melantunkan Shalwat Badar. Suaranya yang khas benar-benar mampu membawa jamaah melantunkan shalawat tersebut dengan khidmat.

Sebelum ke pesantren ini, Bang Haji  berada di Tuban,  bertemu Bupati Tuban Fathul Huda, yang  dilanjutkan  silaturahmi dengan  pengasuh dan santri Pondok Pesantren Langitan, Tuban, yang langsung dilanjutkan untuk berziarah ke makam KH Abdullah Faqih.

Sebelum ke Denanyar, Rhoma  berziarah ke makan Hadratus Syaikh KH Hasyim Asyari, KH Wahid Hasyim dan KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) di Pesantren Tebuireng, sekaligus menemui sang pengasuh, KH Salahuddin Wahid atau Gus Sholah.  

Redaktur    : A. Khoirul Anam

Kontributor: Syaifullah

Dari Nu Online: nu.or.id

Haedar Nashir Aswaja, Daerah, Nasional Haedar Nashir