H Slamet Effendi Yusuf, salah seorang yang menyatakan diri siap menjadi calon ketua umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Rabu (14/10) sore mengunjungi ruang redaksi Haedar Nashir, lantai 5 gedung PBNU, Jl Kramat Raya 164 Jakarta Pusat.
| Kunjungi NU Online, Slamet Effendy Yusuf Sampaikan Maksud Pencalonannya (Sumber Gambar : Nu Online) |
Kunjungi NU Online, Slamet Effendy Yusuf Sampaikan Maksud Pencalonannya
Slamet yang ditemui Pemimpin Redaksi Haedar Nashir Abdul Mun’im DZ dan Wakil Pemimpin Redaksi Haedar Nashir Suadi D. Pranoto menyampaikan keinginnya sebagai calon ketua umum PBNU.Slamet yang juga pentolan Partai Golkar menampik kesan sementara kalangan NU bahwa dirinya ingin melompat dari dunia politik ke dalam kepengurusan PBNU.
Haedar Nashir
Ia menyatakan, dirinya bukan orang baru di lingkungan NU. Ia pernah aktif di IPNU, sempat memimpin GP Ansor, dan pada saat kepemimpinan Gus Dur, Slamet pernah menjabat sebagai salah satu pengurus di PBNU. Ia bahkan masuk dalam tim sembilan penyiapan kembalinya NU ke Khittahpada 1980-an.Haedar Nashir
“Saya mencalonkan diri ini juga bukan karena tidak punya kerjaan lagi. Yang saya terima sekarang ini sudah cukup. Saya menolak ditawari sebagai duta besar. Saya merasa memimpin NU ini sebuah tantangan. Menurut saya setelah era Gus Dur, NU perlu ada sebuah lompatan,” katanya menunjuk pada dirinya yang menyatakan sanggup melakukan lompata itu.Dalam kesempatan itu Slamet menyampaikan, Ketua Umum PBNU KH Muzadi berjasa besar dalam memimpin NU terutama dalam membawa NU ke kancah internasional dan mengaktifkan media informasi NU.
Tak lama berselang calon ketua umum PBNU lainnya KH Masdar Farid Mas’udi juga berkunjung ke redaksi Haedar Nashir. Dua calon ini berbincang dan berfoto bersama kru redaksi Haedar Nashir. (nam)
Dari Nu Online: nu.or.id
Haedar Nashir Kiai, Humor Islam, Nahdlatul Haedar Nashir