Sabtu, 25 November 2017

Protes Israel, PMII Surabaya Ingatkan Pernyataan Soekarno soal Palestina

Surabaya, Haedar Nashir. Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Surabaya menyampaikan keperihatinan mendalam atas tindakan biadab militer Israel dengan membombardir Jalur Gaza yang menewaskan puluhan warga sipil Palestina.

Protes Israel, PMII Surabaya Ingatkan Pernyataan Soekarno soal Palestina (Sumber Gambar : Nu Online)
Protes Israel, PMII Surabaya Ingatkan Pernyataan Soekarno soal Palestina (Sumber Gambar : Nu Online)

Protes Israel, PMII Surabaya Ingatkan Pernyataan Soekarno soal Palestina

Sebagai bentuk protes dan keperihatinan, ratusan kader PMII dari berbagai perguruan tinggi di Surabaya, Jumat (11/72014) malam, menggelar aksi damai dengan menjalankan salat ghaib dan membakar bendera Israel di depan Grahadi Surabaya.

"Kami mengutuk keras atas tindakan biadab militer zionis Israel terhadap bangsa Palestina. Segera hentikan," ujar Ketua Umum PC PMII Kota Surabaya Ahmad Zairudin, dalam orasinya di hadapan kader PMII.

Haedar Nashir

Zairudin mengatakan, PMII Surabaya juga mendesak Pemerintah Indonesia untuk ikut terlibat aktif dalam upaya menciptakan perdamaian dunia. Yakni dengan cara terus mendesak PBB untuk mengeluarkan resolusi damai serta menghentikan agresi militer zionis Israel terhadap bangsa Palestina.

Haedar Nashir

"Pemerintah harus menyerukan bahwa Israel adalah penjahat perang dan kemanusian. Jika pemerintah diam, kami yang akan turun ke jalan melakukan perjuangan," seru Zairudin.

Zairudin lalu menyitir pernyataan Presiden RI pertama Soekarno pada tahun 1962, "Selama kemerdekaan bangsa Palestina belum diserahkan kepada orang-orang, maka selama itulah bangsa Indonesia berdiri menantang penjajahan Israel."

Selain itu, Zairudin juga meminta kepada semua tokoh masyarakat, terutama para ulama, untuk mendorong kaum muslimin melawan kedzaliman yang dilakukan Israel kepada bangsa Palestina.

Sejauh ini hingga lima hari agresi militer Israel di Jalur Gaza, sudah lebih 100 warga sipil Palestina meninggal. Mayoritas yang menjadi korban kebiadaban zionis Israel itu adalah para wanita dan anak-anak tak berdosa. Nyawa mereka melayang sia-sia dan ribuan orang terluka. (Abdul Hady JM/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Haedar Nashir Syariah, Ulama Haedar Nashir