Kamis, 22 Maret 2012

Ratusan Siswa MANU TBS Kudus Lakukan Sholat Istisqo

Kudus, Haedar Nashir. Ratusan santri MA NU TBS Kudus lakukan sholat istisqo’, Selasa (3/11). Ritual ini dilakukan di halaman madrasah tepatnya saat memasuki jam istirahat pertama. Hadir dalam kegiatan ini beberapa kiai sepuh madrasah ini, KH Choiruzyad Turaichan Adjhuri, KH Musthafa Imron, KH Munfaat Lc, KH Abdullah Hafidz dan beberapa dewan guru lainnya.

Ratusan Siswa MANU TBS Kudus Lakukan Sholat Istisqo (Sumber Gambar : Nu Online)
Ratusan Siswa MANU TBS Kudus Lakukan Sholat Istisqo (Sumber Gambar : Nu Online)

Ratusan Siswa MANU TBS Kudus Lakukan Sholat Istisqo

Pada kesempatan ini, yang menjadi imam sholat istisqo’ adalah KH Hasan Fauzi sedangkan yang menjadi khotib adalah KH Amin Yasin. Sebelum dimulainya prosesi sholat, terlebih dahulu diadakan pengarahan tentang tata cara sholat, khutbah serta penggunaan rida’ yang dilakukan oleh pihak madrasah. Prosesi ini, mulai dari pengarahan hingga berakhirnya sholat dan khutbah memakan waktu sekitar satu jam lamanya dan diakhiri dengan do’a yang intinya adalah memohon untuk diturunkannya hujan.

Dalam khutbah yang disampaikan oleh khotib, ada beberapa pesan yang disampaikan. Beberapa pesan itu adalah siswa diharapkan memperbanyak istighfar serta menjauhi maksiat, karena bisa jadi sebab banyaknya kemaksiatan di bumi maka Allah tidak menurunkan hujan sebagai peringatan kepada manusia.

Haedar Nashir

Menurut Suwantho SPdI, selaku Wakil Kepala (Waka) bagian Humas, kegiatan semacam ini dilangsungkan karena kemarau yang cukup lama. “Atas inisiatif sendiri dan juga untuk melatih siswa agar mengetahui tata cara sholat istisqo,” jelasnya.?

Selepas serangkaian prosesi tersebut, pihak madrasah juga melakukan sedekah berupa dawet yang dibagikan kepada warga MANU TBS Kudus, serta perwakilan dari guru MI, MTS dan MPTs.

Haedar Nashir

Malam hari setelah pelaksanaan sholat minta hujan, tepatnya sekitar jam tujuh hingga jam delapan malam, hujan turun di daerah Kudus, khususnya daerah sekitar MANU TBS Kudus. (Ahmad Hanan/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Haedar Nashir Meme Islam, Humor Islam, Amalan Haedar Nashir

NU Kraksaan Berikan Pengobatan Massal Gratis

Probolinggo, Haedar Nashir

Dalam rangka memeriahkan Hari Lahir (Harlah) ke-93 NU, Pengurus Cabang Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) Kota Kraksaan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo dan Puskesmas Ranugedang mengadakan bakti sosial berupa pengobatan massal gratis, Rabu (18/5).

Pengobatan massal gratis yang digelar di Pondok Pesantren Riyadlus Sholihin Desa Rejing Kecamatan Tiris Kabupaten Probolinggo ini diikuti oleh 338 orang peserta dari semua unsur masyarakat mulai dari anak-anak hingga masyarakat lanjut usia (lansia).

NU Kraksaan Berikan Pengobatan Massal Gratis (Sumber Gambar : Nu Online)
NU Kraksaan Berikan Pengobatan Massal Gratis (Sumber Gambar : Nu Online)

NU Kraksaan Berikan Pengobatan Massal Gratis

Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua PCNU Kota Kraksaan KH Nasrullah A Suja’i, Pengasuh Pondok Pesantren Riyadlus Sholihin KH Anwar, Camat Tiris Roby Siswanto, Ketua PC LKNU Kota Kraksaan dr. H Mansur, Kepala Puskesmas Ranugedang H Mujoko serta para pengurus MWCNU Tiris Barat.

Haedar Nashir

Sekretaris PC LKNU Kota Kraksaan? Sugianto mengungkapkan pengobatan massal gratis ini digelar dengan tujuan untuk memberikan pelayanan kesehatan dasar secara gratis kepada masyarakat. “Selain itu memberikan pelayanan yang konkret dari program LKNU,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, para petugas medis dari Puskesmas Renugedang melakukan pemeriksaan sekaligus pengobatan secara gratis. Selain pengobatan gratis, LKNU bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Probolinggo memberikan bantuan 100 paket sembako kepada masyarakat yang kurang mampu.

Haedar Nashir

“Semoga ke depan program-program LKNU akan lebih banyak memberikan pelayanan? kesehatan di tiap-tiap MWCNU dan dapat bekerja sama dengan berbagai pihak. Sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan dengan maksimal,” harapnya. (Syamsul Akbar/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Haedar Nashir Internasional, Cerita Haedar Nashir

Kamis, 08 Maret 2012

GP Ansor Lumbang Bagikan 1000 Paket Takjil

Probolinggo, Haedar Nashir. Sebagai upaya untuk berbagi kebahagiaan kepada masyarakat di bulan suci Ramadhan 1438 H, Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Lumbang Kabupaten Probolinggo, JawaTimur, Jumat (9/6) sore membagi-bagikan 1000 paket takjil sekaligus stiker kepada pengguna jalan di kawasan lereng Gunung Bromo.

Selain seluruh jajaran pengurus PAC GP Ansor Kecamatan Lumbang, bagi-bagi 1000 takjil ini juga melibatkan sejumlah pemuda dan pelajar di Kecamatan Lumbang. Bahkan tidak ketinggalan juga tokoh agama dan tokoh masyarakat serta jajaran pemerintahan di Kecamatan Lumbang.?

GP Ansor Lumbang Bagikan 1000 Paket Takjil (Sumber Gambar : Nu Online)
GP Ansor Lumbang Bagikan 1000 Paket Takjil (Sumber Gambar : Nu Online)

GP Ansor Lumbang Bagikan 1000 Paket Takjil

Ketua PAC Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Lumbang Abu Bakar mengungkapkan bulan suci Ramadhan merupakan bulan yang penuh berkah, rahmat dan ampunan. “Setiap muslim harus berlomba-lomba untuk meningkatkan amalan dan ketaqwaannya kepada Allah SWT,” katanya.?

Menurut Abu Bakar, pembagian takjil ini bertujuan untuk berbagi kepada kaum muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa dan tidak sempat berbuka puasa di rumahnya. Sehingga harapannya mereka bisa takjil dulu saat adzan Maghrib berkumandang.

“Setidaknya pembagian takjil ini bisa membatalkan puasa saat adzan Maghrib sebelum akhirnya bisa berbuka di rumah bersama keluarga. Alhamdulillah, kegiatan ini sudah menjadi agenda rutin dari para pemuda Ansor di Kecamatan Lumbang,” tegasnya.

Haedar Nashir

Sementara Ketua Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Probolinggo Muchlis memberikan apresiasi atas inovasi yang kreatif dari para pemuda Ansor di Kecamatan Lumbang. Pasalnya kegiatan ini banyak membantu kaum muslim yang saat waktu berbuka tiba masih dalam perjalanan ke rumah.

Haedar Nashir

“Inilah salah satu semangat yang ditunjukkan oleh para sahabat Ansor mulai dari tingkat ranting sampai cabang. Kebetulan kegiatan semacam ini dilakukan oleh semua anak cabang tanpa ada komando khusus. Semua ini berangkat dari keikhlasan dan ketulusan untuk berkhidmat di Ansor dan memberikan manfaat kepada masyarakat,” ungkapnya. (Syamsul Akbar/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Haedar Nashir Pemurnian Aqidah, Olahraga, Budaya Haedar Nashir

Minggu, 04 Maret 2012

Kisah Korban Puting Beliung Curhat kepada GP Ansor

Rembang, Haedar Nashir - Pasca terjadinya angin puting beliung di Desa Bonang, Kecamatan Lasem, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah minggu lalu, Kamis pagi (12/1 ), relawan dari berbagai turun tangan membantu warga yang rumahnya terdampak angin. Relawan terdiri dari Banser, TNI Polri, BPBD dan Ubaloka beramai ramai membenahi 20 rumah rusak ringan.

Namun, ternyata ada satu rumah milik warga yang terlewatkan dari sentuhan tangan para relawan. Rumah seorang perempuan yang ditinggal suaminya berlayar.

Kisah Korban Puting Beliung Curhat kepada GP Ansor (Sumber Gambar : Nu Online)
Kisah Korban Puting Beliung Curhat kepada GP Ansor (Sumber Gambar : Nu Online)

Kisah Korban Puting Beliung Curhat kepada GP Ansor

Sebagai masyarakat yang sama-sama mengalami musibah, ia merasa disisihkan. Ia pun menceritakannya kepada salah seorang wartawan. Kebetulan wartawan tersebut, Pujianto, adalah Sekretaris Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Rembang.

Haedar Nashir

Pujianto, melalui telepon selulernya, memerintahkan puluhan anggota Banser yang sudah berada di lokasi bencana untuk segera merapat membantu perempuan itu yang genting rumahnya porak-poranda.

"Kepada sahabat-sahabat Banser, saya minta kalian tanya warga sekitar, sebelah mana? rumahnya Rini (perempuan itu), karena sejak dari pagi rumahnya belum ada yang memperbaiki karena dia seorang diri dan suaminya berlayar," pintanya pada Banser.

Haedar Nashir

Tak menunggu waktu lama, puluhan Banser yang dipimpin langsung Kasat Korcab Banser Rembang bergegas mendatangi rumah Rini.

Melihat puluhan Banser beramai-ramai mendatangi rumahnya, Rini pun kembali menghubungi Pujianto dan berterima kasih. Berkat bantuan Banser, ia pun tak khawatir lagi jika hujan turun karena atap rumahnya sudah kembali tertutup. (Ahmad Asmui/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Haedar Nashir Internasional, News, Kiai Haedar Nashir

Saudi Cekal Ulama yang Katakan ‘Perempuan Cuma Punya Seperempat Akal’

Jeddah, Haedar Nashir. Syekh Saad al-Hijri, anggota komite yurisprudensi Provinsi Asir, Arab Saudi, membuat geger warga di negara setempat usai mengatakan bahwa perempuan tak semestinya mengemudikan kendaraan karena tidak ada dalil agama yang mendukung tentang itu.

Lebih lanjut al-Hijri mengatakan, perempuan hanya memiliki seperempat akal sehingga ia tak bisa membuat keputusan saat berada di balik kemudi.

Saudi Cekal Ulama yang Katakan ‘Perempuan Cuma Punya Seperempat Akal’ (Sumber Gambar : Nu Online)
Saudi Cekal Ulama yang Katakan ‘Perempuan Cuma Punya Seperempat Akal’ (Sumber Gambar : Nu Online)

Saudi Cekal Ulama yang Katakan ‘Perempuan Cuma Punya Seperempat Akal’

Al-Hijri melontarkan pernyataan tersebut dalam sebuah ceramah di depan khalayak di kota Khamis Mushait barat daya, seperti dilansir Al Arabiya, Jumat (22/9).

Ceramah al-Hijri pun mengundang kemarahan dari para pengguna media sosial di Arab Saudi. Mereka ramai-ramai menuntut agar pemerintah melarangnya berceramah dan menerbitkan fatwa. Reaksi ini direspon oleh Gubernur Asir Pangeran Faisal bin Khalid bin Abdulaziz dengan mencekal al-Hijri dari aktivitas ceramah.

Juru bicara gubernur Asir, Saad bin Abdullah al-Thabet, dalam sebuah siaran pers mengatakan, Pangeran Faisal telah mengeluarkan perintah untuk merespon pernyataan al-Hijri yang membuat gempar jagat media sosial dan mengecewakan banyak orang.

Haedar Nashir

Thabet menambahkan, pembebas-tugasan al-Hijri dari kegiatan berceramah merupakan langkah yang bertujuan untuk membatasi pemanfaatan mimbar keagamaan sebagai ajang produksi statemen kontroversial dan merendahkan orang.

Ia bahkan mengingatkan, keputusan serupa akan diambil terhadap siapa pun yang mencoba memanfaatkan mimbar agama untuk menyuarakan pendapat yang merendahkan orang. (Red: Mahbib)

Haedar Nashir

Dari Nu Online: nu.or.id

Haedar Nashir Internasional Haedar Nashir