Selasa, 11 April 2017

Mbah Sahal: Banyak yang Bisa Dikritisi dari Saya

Pati, Haedar Nashir. Rais Am Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Sahal Mahfudh, Senin 17 Desember 2007 kemarin merayakan ulang tahunnya yang ke-70. Tidak seperti biasanya, kali ini, diadakan acara istimewa oleh para kerabat dekat. Ada potong tumpeng, bahkan ada yang sempat menyanyikan lagu selamat ulang tahun.

Saya belum pernah mengadakan acara seperti ini. Biasanya hanya selametan keluarga, baca manaqib, tahlilan dan selesai. Tetapi saya bahagia, kata Mbah Sahal saat menyambut para tamu di aula Pondok Pesantren Maslakul Huda Kajen, Margoyoso, Pati, Jawa Tengah.

Mbah Sahal: Banyak yang Bisa Dikritisi dari Saya (Sumber Gambar : Nu Online)
Mbah Sahal: Banyak yang Bisa Dikritisi dari Saya (Sumber Gambar : Nu Online)

Mbah Sahal: Banyak yang Bisa Dikritisi dari Saya

Sekitar seratus orang menghadiri acara ulang tahun Mbah Sahal. Sebagian besar tamunya adalah para pengurus NU, MUI dan para pengasuh pondok pesantren di lingkungan Kajen.

Di hari ulangtahunnya itu dua buku diterbitkan untuk Mbah sahal. Fiqh Sosial Kiai Sahal Mahfudh dan Pandu Ulama, Ayomi Umat: Kiprah Sosial 70-Tahun KH Sahal Mahfudh”. Buku yang kedua ini diterbitkan oleh MUI, berisi biografi singkat Mbah Sahal dan komentar para tokoh.

Sejumlah pejabat negara seperti Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menteri Agama Maftuh Basyuni, Mendagri Mardiyanto, dan Meneg Koperasi dan UKM Suryadharma, dalam buku itu, memuji kiprah Mbah Sahal baik di NU maupun MUI. Kontan, dirinya merasa tidak nyaman.

Haedar Nashir

Dua buku yang terbit sekarang ini isinya kok ngalem-ngalem saya semua. Terlalu banyak memuja-muja malah nanti bisa jadi kultus individu. Masih banyak yang bisa dikiritisi tentang diri saya,"katanya.

Mbah Sahal kemudian berpaling dari aula yang terletak di lantai dua kompleks Pesantren Maslakul Huda. "Supaya bebas bicara dan mengkritik tidak sungkan-sungkan saya minta izin meninggalkan ruangan ini, katanya.

Haedar Nashir

KH Thalchah Hasan, Wakil Rais Am PBNU, dalam buku "Pandu Ulama, Ayomi Umat" itu mengungkapkan kekagumannya kepada sosok ketuanya. Mbah Sahal sering mendapat kritikan karena akhir-akhir ini dinilai pendiam. Namun menurut Kiai Thalchah, Mbah sahal adalah seorang yang alim dan wara atau menjaga diri dari hal-hal yang tidak layak diungkapkan.

"Wara’ ini sangat penting mendapatkan penekanan di sini. Selain itu, beliau berpenampilan sederhana sekali, bisa diterima oleh bermacam-macam orang, dan bisa hidup dengan berbagai golongan," kata Kiai Thachah. (nam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Haedar Nashir Cerita, Lomba, Pesantren Haedar Nashir

Mbah Sholeh Darat Simpul Ulama Nusantara

Semarang, Haedar Nashir?

Dekan Fakultas Ushuluddin dan Humaniora UIN Walisongo, Mukhsin mengungkapkan,? Mbah Sholeh mampu menjadi jangkar kebudayaan yang bisa kita nikmati sekarang ini. Ia menulis karya-karyanya, termasuk kitab tafsir Faidlur Rahman? menggunakan arab-pegon menjadi kekuatan tersendiri dalam menyampaikan gagasan dan keilmuan Islam.





Mbah Sholeh Darat Simpul Ulama Nusantara (Sumber Gambar : Nu Online)
Mbah Sholeh Darat Simpul Ulama Nusantara (Sumber Gambar : Nu Online)

Mbah Sholeh Darat Simpul Ulama Nusantara

"Mbah Sholeh bisa menajamkan kebudayaan kita," kata Mukhsin saat mengisi diskusi? Intelektualisme Islam Nusantara, di Masjid Raya Baiturrahman, Semarang, Ahad (19/6).?





Haedar Nashir



Mbah Sholeh Darat yang hidup pada akhir abad 19 mampu menjadi simpul gerakan ulama Nusantara. Ia berguru kepada ulama lokal hingga Makkah.

Haedar Nashir



Pada zaman itu, Mbah Sholeh Darat tak hanya hidup sendiri. Banyak ulama seperti Syekh Yusuf al-Makassari, Syekh Mahfudz Termas dan Syekh Nawawi Banten. Mereka melanjutkan perjuangan yang telah dilakukan oleh pendahulu mereka.

Selain itu, ada hubungan kuat antara guru dan murid yang terus terjaga sehingga perjuangannya dapat dilanjutkan, misalnya Hadhratus Syeikh Hasyim Asyari dan KH Ahmad Dahlan (pendiri Muhammadiyyah) yang keduanya merupakan murid Mbah Sholeh Darat.

Mukhsin menyebut, Mbah Sholeh sebagai salah satu peletak dasar pesantren di Nusantara. Disamping mengajar, Mbah Sholeh juga menuliskan gagasan-gagasan aslinya. Ia mampu meletakkan tradisi studi Islam dengan menyimpulkan jejaring pesantren yang nantinya berkembang di Nusantara dan menjadikan tafaqquh fi al-din sebagai jalan menguatkan intelektualisme.? (M Zulfa/Zunus)

Dari Nu Online: nu.or.id

Haedar Nashir Lomba, Bahtsul Masail Haedar Nashir

Ini Motif-motif Terlarang dalam Menikah

Bandarlampung, Haedar Nashir - Menikah adalah sunah Nabi. Barang siapa tidak mengikuti sunnah Nabi maka Ia bukan termasuk ummatnya. Tetapi dalam mengambil keputusan untuk menikah, Seseorang harus menata niat agar apa yang dilakukannya benar-benar akan bernilai ibadah.

Demikian dijelaskan Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Nur Syam saat memberikan mauizhatul hasanah pada walimatul arasy pernikahan putri Mustasyar PWNU Lampung yang juga Rektor UIN Lampung Muhammad Mukri di GSG UIN Bandarlampung, Sabtu (29/7).

Ini Motif-motif Terlarang dalam Menikah (Sumber Gambar : Nu Online)
Ini Motif-motif Terlarang dalam Menikah (Sumber Gambar : Nu Online)

Ini Motif-motif Terlarang dalam Menikah

Mantan Rektor UIN Sunan Ampel Surabaya ini memberikan rumus khusus bagi siapapun yang akan menjalin ikatan suci dan sakral ini. "Agar menikah tidak salah arah rumusnya adalah 3 (tiga) J 2 (dua) M," katanya.

J yang pertama adalah jangan memiliki niatan menikah karena fisik semata. Fisik akan mengalami penuaan. Ketika memiliki niatan karena fisik, maka seseorang akan kecewa karena tidak akan mendapatkan apa yang diinginkannya dengan kekal.

Haedar Nashir

J yang kedua adalah Jangan menikah karena status sosial. "Jabatan status sosial juga tidak akan abadi dimiliki seseorang. Sebagai contoh jangan ada sampai niatan mempelai putra menikahi mempelai putri karena ia anak Rektor UIN Lampung," ingatnya.

Haedar Nashir

J yang ketiga adalah jangan menikah karena faktor harta. Karena menurutnya harta pada hakikatnya bukanlah milik kita. Semua adalah titipan yang akan kembali diambil oleh yang punya.

Nur Syam mengajak semua orang yang akan menikah untuk memegang erat prinsip 2 M yaitu M yang pertama adalah menikahlah karena cinta dan kasih sayang. "Ini sesuai dengan tujuan menikah dalam Al-Quran, yaitu sakinah mawaddah warahmah. Jangan diplesetkan buat rumah satu untuk si Sakinah, satu untuk si Rahmah, dan satu untuk si Mawadah ya?" candanya disambut tawa semua yang hadir.

M yang kedua yaitu menikahlah karena Allah. "Menikahlah lillah. Karena ibadah ini adalah sunah rasul yang akan membawa keberkahan hidup. Semoga abadi sampai akhir hayat. Memiliki rumah tangga yang berkah penuh kebahagiaan," pungkasnya. (Muhammad Faizin/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Haedar Nashir Khutbah Haedar Nashir

Sabtu, 08 April 2017

Iran Haramkan Chatting Cowok-Cewek bukan Muhrim

London, Haedar Nashir. Pemimpin keagamaan Iran mengharamkan chatting online antara laki-laki dan perempuan yang tidak punya hubungan keluarga.

Ayatollah Ali Khamenei lewat situsnya menerbitkan fatwa larangan chatting online tersebut.

Iran Haramkan Chatting Cowok-Cewek bukan Muhrim (Sumber Gambar : Nu Online)
Iran Haramkan Chatting Cowok-Cewek bukan Muhrim (Sumber Gambar : Nu Online)

Iran Haramkan Chatting Cowok-Cewek bukan Muhrim

Khamenei juga menyebut chating online sebagai kelakuan tidak bermoral.

Haedar Nashir

Fatwa tersebut diterbitkan menyusul larangan penggunaan WeChat, aplikasi di smartphone untuk berkirim pesan.

Facebook dan Twitter serta jejaring lainnya sudah dilarang di Iran.

Haedar Nashir

Khamenei ditanya tentang chatting online antar lelaki dan perempuan dan dia menjawab sebagaimana dikutip Dailymail:  "Mengingat perilaku tak bermoral yang sering terjadi, maka hal tersebut tidak diperbolehkan."

Di sisi lain, meskipun ada larangan, banyak pejabat Teheran memiliki akun baik Facebook maupun Twitter.

Salah satunya adalah Presiden Hassan Rowhani yang memiliki 163 ribu follower di Twitter.

Banyak warga Iran "mengakali" larangan itu dengan menggunakan proxy server agar tetap bisa mengakses jejaring sosial. (antara/mukafi niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Haedar Nashir Ubudiyah Haedar Nashir

Kamis, 06 April 2017

Hati-Hati Tawaran Umrah Super Murah

Jakarta, Haedar Nashir. Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama Abdul Djamil meminta masyarakat agar berhati-hati dengan penawaran umrah supermurah, terlebih untuk saat ini terdapat agen perjalanan yang menawarkan paket lengkap senilai Rp15 juta.

"Kami menengarai ada umrah supermurah. Dirjen PHU ini tidak mau hanya jadi penonton atas fenomena itu tetapi menindaklanjutinya dengan pendekatan penegakkan hukum," kata Abdul di kantornya, Jakarta, Senin.

Hati-Hati Tawaran Umrah Super Murah (Sumber Gambar : Nu Online)
Hati-Hati Tawaran Umrah Super Murah (Sumber Gambar : Nu Online)

Hati-Hati Tawaran Umrah Super Murah

Umrah supermurah sejauh ini menjadi strategi pemasaran sejumlah agen perjalanan wisata religi. Terkadang harga yang ditawarkan kurang masuk akal, seperti Rp15 juta sudah paket lengkap. Padahal uang sejumlah itu biasanya hanya cukup untuk digunakan sebagai biaya transportasi saja.

Haedar Nashir

"Maka dari itu, pastikan fasilitas yang ditawarkan paket itu benar-benar ada atau tidak. Misalkan mereka menawarkan hotel nyaman tapi ditemui di lapangan sebaliknya maka sebaiknya dilaporkan saja," kata dia.

Haedar Nashir

Abdul menyarankan masyarakat selalu jeli dan kritis terhadap penawaran paket umrah supermurah. Lebih jauh, dia mengharapkan mereka mau mengecek agen umrah itu resmi atau tidak.

"Cek di laman haji.kemenag.go.id saja untuk memastikan agen itu resmi atau tidak. Jika di laman tidak ada agen itu maka bisa dipastikan itu tidak resmi. Terdapat 655 Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) resmi dan di luar itu pasti tidak resmi karena saat ini sudah dilakukan moratorium pemberian ijin PPIU," kata dia.

Lebih lanjut dia menyampaikan lima cara agar masyarakat terhindar dari permainan PPIU nakal. Di antaranya dengan memastikan agen perjalanan itu resmi, memastikan penerbangan dan jadwal keberangkatan, memastikan program layanan, memastikan hotel dan terakhir agar memastikan visa.

"Apabila kelima hal itu sudah dilakukan dengan baik maka kemungkinan jemaah umrah terlantar tidak terjadi," katanya.

Sebagaimana diberitakan pada akhir 2014, sebanyak 240 jamaah umroh asal Indonesia terlantar di Bangkok, Thailand. Mereka terlantar di negara tersebut karena belakangan diketahui pesawat yang dipakai tidak memiliki izin mendarat d Jeddah, Arab Saudi.

Pada medio Januari 2015 juga terjadi penelantaran 659 jamaah umroh oleh agen nakal.

Terdapat juga kasus lain ketika jamaah umroh bisa melakukan ibadahnya tetapi mereka tidak dapat pulang karena diduga ada kesalahan teknis dari agen perjalanan dalam pengurusan visa jamaah.

Umroh sendiri dikatakannya semakin diminati masyarakat akibat antrian jemaah haji Indonesia.

Untuk berhaji mereka harus mengantri 16-20 tahun sehingga ada kecenderungan masyarakat untuk menunaikan ibadah umrah.

Pada Januari 2015, kata Abdul, jumlah jemaah umroh menunjukkan angka yang besar mencapai 135.000 dan diperkirakan akan terus meningkat hingga akhir tahun. (antara/mukafi niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Haedar Nashir Sejarah Haedar Nashir

Rabu, 05 April 2017

Pembinaan Pekerja oleh Kemenaker Perlu Libatkan Organisasi Buruh

Jakarta, Haedar Nashir. Konfederasi Dewan Pimpinan Pusat Serikat Buruh Muslimin Indonesia (Sarbumusi) meminta Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia untuk selalu melibatkan organisasi buruh dalam program-program pembinaan dan pengembangan kapasitas serikat pekerja atau serikat buruh.

Pembinaan Pekerja oleh Kemenaker Perlu Libatkan Organisasi Buruh (Sumber Gambar : Nu Online)
Pembinaan Pekerja oleh Kemenaker Perlu Libatkan Organisasi Buruh (Sumber Gambar : Nu Online)

Pembinaan Pekerja oleh Kemenaker Perlu Libatkan Organisasi Buruh

"Sarbumusi melihat itu sebagai bagian dari pengembangan resources dan kapasitas pengurus organisasi buruh oleh Kementerian Ketenagakerjaan," ujar Presiden Konfederasi Dewan Pimpinan Pusat Serikat Buruh Muslimin Indonesia (Sarbumusi) Syaiful Bahri Anshori di Jakarta, Rabu (23/8).

Syaiful menegaskan, Sarbumusi dalam melakukan perannya sebagai serikat pekerja atau serikat buruh di Indonesia sangat jelas.

Sarbumusi secara kelembagaan mengalami kemajuan cukup signifikan. Dari saat verifikasi keanggotaan pada 2015 yang mencatat 125.000 anggota, saat ini sudah memiliki 11 DPW tingkat provinsi, 75 DPC tingkat kabupaten/kota dan 213 Basis tingkat perusahaan yang tersebar di 8 Federasi Sarbumusi, dengan total keanggotaan 245.000 orang.

Haedar Nashir

"Angka itu hasil update verifikasi anggota tahun 2017," paparnya.

Sarbumusi saat ini sedang mengembangkan kelembagaan Lembaga Bantuan Hukum Sarbumusi sebagai bentuk penguatan dan pembelaan atas hak-hak buruh.

Haedar Nashir

Sarbumusi menyadari peran serta Lembaga Bantuan Hukum sebagai garda terdepan dalam pembelaan hak-hak buruh dan kasus-kasus hubungan industrial yang mendera buruh seluruh Indonesia.

"Dengan menyadari peran serta tersebut, Sarbumusi pada 24-27 September 2017 akan menyelenggarakan Simposium Nasional Advokasi Perburuhan Sarbumusi yang dirangkai dengan Harlah Sarbumusi ke 62 Tahun yang rencananya akan diselenggarakan di Pasuruan, Jawa Timur," kata Syaiful lagi.

Mantan Ketua Umum PB PMII itu beserta jajaran pengurus Sarbumusi mengaku telah menyampaikan hal itu kepada Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri dan meminta Menteri Hanif hadir dalam acara Harlah Sarbumusi ke-62 Tahun. (Gatot Arifianto/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Haedar Nashir Kiai, Kajian Sunnah Haedar Nashir

Rais Syuriah NU Cepogo KH Muhammad Suparno Wafat

Boyolali, Haedar Nashir



Kabar duka kembali datang dari NU Soloraya. Beberapa hari lalu, Mustasyar PCNU Sukoharjo KH Agung Syuhada wafat. Kini, Senin (28/8), Rais Syuriah MWCNU Cepogo Boyolali KH Muhammad Suparno berpulang ke Rahmatullah.

Menurut keterangan dari pihak keluarga, almarhum meninggal pada pukul 00.30 WIB di kediamannya Sambungrejo Mliwis Cepogo Boyolali, karena sakit.

Rais Syuriah NU Cepogo KH Muhammad Suparno Wafat (Sumber Gambar : Nu Online)
Rais Syuriah NU Cepogo KH Muhammad Suparno Wafat (Sumber Gambar : Nu Online)

Rais Syuriah NU Cepogo KH Muhammad Suparno Wafat

Ketua PC GP Ansor Boyolali Khoirudin Ahmad mengungkapkan, semasa hidupnya Kiai Suparno dikenal sebagai sosok yang teguh dalam memperjuangkan dakwah Islam, khususnya di Cepogo.

“Selain di menjadi Rais Syuriah NU di Cepogo selama dua periode, beliau juga mengasuh beberapa majelis ta’lim mujahadah Asmaul Husna dan Jamuna,” terang Khoirudin.

Saat berita ini ditulis, diperoleh keterangan jenazah Kiai Suparno yang juga pengasuh Pesantren Bani Syansuri akan dimakamkan pada Senin Pukul 13.00 WIB di Pemakaman Kampung Sambungrejo.

Haedar Nashir

Lahu alfatihah! (Ajie Najmuddin/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Haedar Nashir

Haedar Nashir Ulama Haedar Nashir