Rabu, 14 Maret 2018

Farida: Jumlah Cabang IPPNU ke Depan Harus Riil

Boyolali, Haedar Nashir. Ketua Umum PP IPPNU Farida Farichah menegaskan bahwa selama kepemimpinannya ia mengambil sikap cermat dalam mengeluarkan SK cabang IPPNU. Menurutnya, ia hanya mengeluarkan SK untuk daerah yang benar-benar terdapat aktivis dan gerakan IPPNU.

Farida: Jumlah Cabang IPPNU ke Depan Harus Riil (Sumber Gambar : Nu Online)
Farida: Jumlah Cabang IPPNU ke Depan Harus Riil (Sumber Gambar : Nu Online)

Farida: Jumlah Cabang IPPNU ke Depan Harus Riil

“Saya tidak mau mengeluarkan SK yang pengurusnya tidak ada,” kata Farida dalam laporan tanggung jawaban kepemimpinan IPPNU selama tiga tahun terakhir di arena Kongres IPNU-IPPNU, di Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Ahad (6/12) siang.

Di hadapan peserta Kongres IPPNU Farida menyatakan pengalaman kecewa terkait pengeluaran SK IPPNU di suatu daerah. Setelah PP IPPNU mengunjunginya ternyata kepengurusannya tidak ada. Sebagian lagi meminta SK IPPNU hanya untuk kepentingan KNPI, ujar Farida.

Haedar Nashir

“Saya ingin ke depan orang mengerti jumlah riil IPPNU di Indonesia,” kata Farida.

Haedar Nashir

Di akhir laporan Farida meminta maaf kepada seluruh peserta kongres atas kekurangan dalam kepemimpinannya. “Saya juga manusia. Saya belajar kemanusiaan di IPPNU,” tandas Farida.

Delegasi sepuluh PW IPPNU se-Indonesia menolak laporan Farida. Sedangkan utusan sembilan PW IPPNU lainnya menerima dengan catatan. Forum pertanggungjawaban kepemimpinan PP IPPNU masa khidmat 2012-2015 berjalan tertib dan sopan. (Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Haedar Nashir Humor Islam Haedar Nashir

LPN, Kadin dan IPB Tandatangani Komitmen Tingkatkan Produktivitas dan Daya Saing

Jakarta, Haedar Nashir

Menteri Ketenagakerjaan  M Hanif Dhakiri mengajak semua pihak agar secara bersama-sama berpartisipasi aktif dalam percepatan pelaksanaan Gerakan Nasional Peningkatan Produktivitas dan Daya Saing (selanjutnya disebut “GNP2DS”) di Indonesia.

Pernyataan  Menaker itu disampaikan saat  penandatanganan nota kesepahaman antara Sekretaris Lembaga Produktivitas Nasional (LPN) Bambang Satrio Lelono dengan Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN)  Bidang Perindustrian Johnny Darmawan serta dengan Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) Herry Suhardiyanto tentang percepatan pelaksanaan GNP2DS di Jakarta, Kamis (14/9).

LPN, Kadin dan IPB Tandatangani Komitmen Tingkatkan Produktivitas dan Daya Saing (Sumber Gambar : Nu Online)
LPN, Kadin dan IPB Tandatangani Komitmen Tingkatkan Produktivitas dan Daya Saing (Sumber Gambar : Nu Online)

LPN, Kadin dan IPB Tandatangani Komitmen Tingkatkan Produktivitas dan Daya Saing

“Kita terus tingkatkan produktivitas yang menjadi kunci  peningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional, kesejahteraan dan kualitas kehidupan masyarakat serta daya saing nasional,“ kat Dirjen Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas (Binalattas) Bambang Satrio Lelono yang mewakili Menaker M Hanif Dhakiri.

Menaker Hanif selaku Ketua Lembaga Produktivitas  Nasional (LPN) mengatakan percepatan pelaksanaan dan perluasan GNP2DS merupakan suatu keharusan yang perlu didukung oleh semua pemangku kepentingan secara lebih sinergis dan berkesinambungan.

Menurut Menaker, adanya pemahaman, kesadaran dan komitmen para pemangku kepentingan akan pentingnya peningkatan produktivitas dan daya saing, menjadi  modalitas dasar bagi peningkatan kapabilitas dalam perancangan dan pelaksanaan GNP2DS.

Haedar Nashir

 

Bagi bangsa Indonesia, kata Hanif produktivitas merupakan salah satu isu pembangunan yang menjadi bagian agenda pemerintah, sehingga secara khusus peningkatan produktivitas tercantum dalam Rencana Pembangunan

Jangka Menengah Nasional ketiga (RPJMN) 2015-2019 sebagai bagian dari agenda prioritas nasional.

Haedar Nashir

“Namun melihat perkembangan dan kebutuhan saat ini, gerakan produktivitas harus dilakukan dengan melibatkan berbagai komponen yang ada secara lebih komprehensif, holistik, terstruktur dan masif, baik tingkat lokal maupun nasional, baik pada tataran mikro maupun makro, “ ujar Hanif.

Ditambahkan Hanif,  tujuan penandatanganan nota kesepahaman percepatan pelaksanaan GNP2DS antara LPN, Kadin dan IPB adalah untuk meningkat dan meluasnya jejaring pelayanan peningkatan produktivitas dan daya saing; meningkatnya peran, kapasitas, dan kredibilitas para pihak  dalam percepatan pelaksanaan GNP2DS; 

"Selain MoU ini akan meningkatnya upaya-upaya peningkatan produktivitas di lingkungan dunia usaha, sebagai bagian integral dari GNP2DS; berkembangnya model dan metode peningkatan produktivitas; dan tersedianya data dan informasi yang lengkap, akurat, dan terkini di bidang peningkatan produktivitas"kata Hanif.

Lebih rinci ruang lingkup nota kesepahaman dengan KADIN meliputi sosialisasi dan promosi peningkatan produktivitas di kalangan dunia usaha; pengembangan model dan metode peningkatan produktivitas di semua bidang usaha;  pengembangan program pelatihan, bimbingan, dan konsultansi peningkatan produktivitas di semua bidang usaha;  pengembangan publikasi dan informasi peningkatan produktivitas di kalangan dunia usaha; dan pengembangan jejaring dan kerja sama peningkatan produktivitas dengan institusi di dalam maupun luar negeri.

Sementara ruang lingkup nota kesepahaman dengan IPB meliputi pengembangan program pendidikan dan pelatihan produktivitas di IPB dan mitra kerjanya; pengembangan program penelitian dan konsultansi serta pelayanan peningkatan produktivitas; pengembangan program publikasi, penyebarluasan informasi, dan promosi GNP2DS; dan pengembangan program jejaring dan kerja sama peningkatan produktivitas dengan institusi di dalam maupun di luar negeri. (Red. Kendi Setiawan)

Dari Nu Online: nu.or.id

Haedar Nashir Nahdlatul Ulama Haedar Nashir

Selasa, 13 Maret 2018

Rombongan NU Soloraya Ziarah ke Makam Pendiri NU

Solo, Haedar Nashir. Di sela mengikuti rangkaian kegiatan Muktamar Ke-33 Nahdlatul Ulama, rombongan peserta dari NU Soloraya menyempatkan diri untuk berziarah ke makam para pendiri NU yang ada di Jombang. Mereka berdoa di makam pada tiga tempat yakni pesantren Tebuireng, Denanyar, dan Tambak Beras.

“Ziarah kita lakukan pada hari awal acara muktamar kemarin, Sabtu dan Ahad, ke makam Mbah Hasyim di Tebuireng, Mbah Wahab Tambak Beras, dan Mbah Bisri di Denanyar,” terang salah satu rombongan peserta dari NU Boyolali, Agus Luqman, saat dihubungi Haedar Nashir, Selasa (4/8).

Rombongan NU Soloraya Ziarah ke Makam Pendiri  NU (Sumber Gambar : Nu Online)
Rombongan NU Soloraya Ziarah ke Makam Pendiri NU (Sumber Gambar : Nu Online)

Rombongan NU Soloraya Ziarah ke Makam Pendiri NU

Tak lupa mereka juga menyambangi makam dua tokoh NU lainnya, KH Wahid Hasyim dan KH Abdurrahman Wahid di Kompleks Pemakaman Pesantren Tebuireng.

Haedar Nashir

Sementara itu, rombongan dari PCNU Sukoharjo juga melakukan kegiatan serupa, dengan berziarah ke Makam salah satu pendiri NU sekaligus Pahlawan Nasional, KH Wahab Chasbullah, di Pesantren Ttambak Beras Jombang.

Haedar Nashir

Setibanya di gerbang pemakaman, mereka disambut gapura yang bertuliskan dengan huruf kapital : Makam KH Abdul Wahab Chasbullah Inspirator, Pendiri, dan Penggerak Nahdlatul Ulama.

Alhamdulillah bisa ziarah ke Makam KH Wahab Chasbullah,” kata Rais Syuriyah PCNU Sukoharjo Ahmad Baidlowi.

Mereka berharap dari kegiatan ziarah tersebut, selain untuk ngalap berkah, juga untuk menambah semangat mereka dalam berjuang bersama NU. (Ajie Najmuddin/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Haedar Nashir Bahtsul Masail Haedar Nashir

Kamis, 08 Maret 2018

Nilai Mulia Ulama Terletak pada Kearifannya

Pamekasan, Haedar Nashir. Nilai mulia ulama terletak di kearifannya dalam menyikapi ragam persoalan umat. Tanpa kearifan, seseorang yang dilekati label ulama akan kurang memberi banyak manfaat.

Demikian ditegaskan Pengasuh Pesantren Panempan Pamekasan KH Kholilurrahman saat menjadi penceramah dalam lailatul ijtima Ranting NU Tlagah, Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, Ahad (12/2) malam.

Nilai Mulia Ulama Terletak pada Kearifannya (Sumber Gambar : Nu Online)
Nilai Mulia Ulama Terletak pada Kearifannya (Sumber Gambar : Nu Online)

Nilai Mulia Ulama Terletak pada Kearifannya

Karenanya, Anggota DPR RI tersebut mengimbau kepada ulama dan kiai NU untuk tidak mudah terprovokasi dan memprovokasi isu-isu kebangsaan yang kurang mencerahkan. Langkah yang baik ialah fokus memberdayaan masyarakat.

Dalam kesempatan itu, mantan Ketua PCNU Pamekasan ini menambahkan, NKRI harga mati untuk NU. Setuap gerakan yang berupaya merongrong NKRI harus dilawan dengan cerdas tanpa terpancing provokasi yang dapat merusak tatanan kehidupan bermasyarakat.

"Kami berharap agar kegiatan semacam lailatul ijtimadirutinkan untuk menyampaikan ajaran keNUan guma membentengi Aswaja dari benturan orang-orang luar," tegasnya.

Haedar Nashir

Mantan Bupati Pamekasan ini menguraikan, NU mempunyai dasar-dasar yang mesti melekat dalam kehidupan nahdliyin. Yakni, tasamuh (toleran), tawazun (berimbang), dan tawassuth (menengah).

Haedar Nashir

"NU harus juga mengusahakan pemberdayaan ekonomi umat. Karena ketika ekonomi sudah berdaya, kita akan makin lapang dalam berjuang," tukasnya. (Hairul Anam/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Haedar Nashir News, Syariah, Tokoh Haedar Nashir

Banser Amankan 3015 Gereja di Seluruh Indonesia

Jakarta, Haedar Nashir. Semangat menjaga kerukunan umat beragama telah menjadi wujud kepedulian bagi (Barisan Ansor Serbaguna) Banser untuk menghormati pemeluk agama lain agar bisa merayakannya dengan penuh kedamaian dan ketenangan. “Kita peduli pada pemeluk agama lain yang ingin menjalankan ibadahnya dengan penuh ketenangan,”

Demikian dikatakan Komandan Satuan Koordinator Nasional (Kasatkornas) Banser H Tatang Hidayat kepada wartawan di Kantor GP-Ansor, kemarin. Dia menambahkan setidaknya dengan suasana kondusif, bagi pemeluk yang ingin merayakan Natal, mereka bisa berbahagia dan berbagi kasih dengan keluarganya.

Banser Amankan 3015 Gereja di Seluruh Indonesia (Sumber Gambar : Nu Online)
Banser Amankan 3015 Gereja di Seluruh Indonesia (Sumber Gambar : Nu Online)

Banser Amankan 3015 Gereja di Seluruh Indonesia

Yang jelas, kata H Tatang, wujud kepedulian Banser semata-mata karena demi menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik. Bagaimanapun juga kerukunan umat beragama adalah modal dasar terciptanya keutuhan berbangsa dan bernegara.

Lebih jauh kata H Tatang, laporan dan data yang masuk ke Pimpinan Pusat GP Ansor memperkirakan ada sekitar 3015 gereja di seluruh Indonesia yang menjadi perhatian Banser untuk dibantu pengamananya. "Karena itu Banser berkoordinasi dengan aparat kepolisian setemapat, karena aparatlah yang memiliki kewenangan. Banser sifatnya hanya membantu aparat saja," tambahnya.

Ditanya berapa besar jumlah personil banser yang diterjunkan, H Tatang menyatakan jumlah personil Banser yang dikerahkan sekitar 15 ribu orang. Sementara, untuk pengamanan Jakarta saja sekitar 1000 personil dan ditempatkan pada lima wilayah, yakni Jakpus, Jaksel, Jaktim, Jakbar dan Jakut. “Masing-masing dikerahkan 200 orang per wilayah,”katanya.

Haedar Nashir

Pengamanan Natal oleh Banser ini, kata H Tatang, mulai berlangsung 23- 27 Desember 2006. Sedangkan untuk pengamanan Tahun Baru 2007, dimulai 29 Desember 2006- 2 Januari 2007. “Jumlah kekuatan tetap dan tidak bertambah, kecuali memang ada permintaan dari masing-masing daerah,”tegasnya. (eko/gpa)

Dari Nu Online: nu.or.id

Haedar Nashir

Haedar Nashir Berita Haedar Nashir

Rabu, 07 Maret 2018

NU Jombang Salurkan Uang dan Barang ke Korban Bencana di Pacitan

Jombang, Haedar Nashir. Musibah tanah longsor serta banjir bandang yang melanda wilayah Pacitan, Jawa Timur, mengundang simpati sejumlah kalangan. Di bawah koordinasi PC Lembaga Amil Zakat Infaq dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Kabupaten Jombang, belasan juta rupiah dana bisa terhimpun. Demikian pula bantuan berupa barang yang sangat dibutuhkan para korban.

NU Jombang Salurkan Uang dan Barang ke Korban Bencana di Pacitan (Sumber Gambar : Nu Online)
NU Jombang Salurkan Uang dan Barang ke Korban Bencana di Pacitan (Sumber Gambar : Nu Online)

NU Jombang Salurkan Uang dan Barang ke Korban Bencana di Pacitan

"Total uang tunai yang kami terima hingga siang ini sebanyak Rp.15.124.200," kata Akhmad Zainuddin, Senin, Ketua PC LAZISNU Jombang, Senin (4/12). Ia mengatakan, dana diperoleh dari sejumlah orang maupun lembaga pendidikan, termasuk perguruan tinggi.

Dalam aksi social ini, LAZISNU dibantu Unit Pengelola Zakat Infak Sedekah (UPZIS) dan Jaringan Pengelola Zakat Infak Sedekah (JPZIS) di sejumlah kecamatan dan desa. "Setelah terhimpun, kemudian dijadikan satu di posko PC LAZISNU Jombang," kata Gok Din, sapaan akrabnya.

Sejumlah barang yang juga telah siap dikirim ke lokasi bencana berupa beras, pembalut, pakaian layak, dan mukena. "Juga ada yang menyumbang mi siap saji, serta susu kemasan," ungkapnya.  

Haedar Nashir

"Insya Allah Kamis (7/12, red) bantuan kami antar ke lokasi bencana di Pacitan," katanya.

Sembari menunggu waktu pengiriman barang, posko bencana untuk Pacitan masih terbuka kepada siapa saja yang akan memberikan sumbangan. "Ini demi meringankan beban keluarga dan saudara kita di sana," ungkap Gok Din. (Ibnu Nawawi/Mahbib)

 

Dari Nu Online: nu.or.id

Haedar Nashir

Haedar Nashir Amalan, Cerita Haedar Nashir

IPPNU Garut Buka Sayembara Video Tutorial Hijab

Garut, Haedar Nashir. Pimpinan cabang Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) kabupaten Garut menerima kontestan perlombaan Video Tutorial Hijab berdurasi 1-5 menit. Panitia membuka perlombaan tutorial hijab untuk umum. Perlombaan ini diadakan untuk memeriahkan konferensi cabang VIII PCNU Garut pada Jumat-Ahad (30/1-1/2).

Dengan durasi 1-5 menit, peserta dapat menuangkan ide kreatifnya lalu merekam cara memakai hijab dengan model dan gaya yang bebas.

IPPNU Garut Buka Sayembara Video Tutorial Hijab (Sumber Gambar : Nu Online)
IPPNU Garut Buka Sayembara Video Tutorial Hijab (Sumber Gambar : Nu Online)

IPPNU Garut Buka Sayembara Video Tutorial Hijab

Selain tidak dipungut biaya, perlombaan ini terbuka bagi umum tanpa batasan usia dan tanpa batasan daerah. Selain masyarakat Garut, siapa saja boleh mengikuti perlombaan ini.

Haedar Nashir

Pemenang akan diumumkan pada Kamis (28/1) melalui website IPPNU Garut.

"Oleh karena itu saya mengundang seluruh kader IPPNU se-Indonesia bila ada yang akan mengikuti lomba tutorial hijab ini, karena ini diperuntukan bagi umum," ujar Ketua IPPNU Garut Nendah Nurlaeni.

Haedar Nashir

Peserta yang akan mengikuti lomba ini dapat mengirimkan videonya ke alamat email pcippnu.garut@gmail.com dengan syarat dan ketentuan dapat dilihat di laman facebook fanpage PC IPNU IPPNU GARUT. Lomba ini berhadiah menarik bagi pemenangnya. (Nurul Fatonah/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Haedar Nashir Nasional, Fragmen Haedar Nashir