| NU ke Depan Harus Ditopang Empat Kekuatan (Sumber Gambar : Nu Online) |
NU ke Depan Harus Ditopang Empat Kekuatan
Dari hasil diskusi yang diselenggarakan Bangkok Post tersebut menghasilkan empat hal negatif bahwasanya era Gus Dur sangat rentan digulingkan.Hal itu dikemukakan Abu Hafsin saat memberikan pengarahan dalam Bahtsul Masail PWNU Jawa Tengah pada komisi organisasi bertempat di pesantren Al-Falah desa Bakalan kecamatan Kalinyamatan kabupaten Jepara, Senin (6/1).
Haedar Nashir
Keempat hal tersebut dikatakan Abu, pada era Gus Dur tidak didukung oleh kekuatan ekonomi, birokrat, media dan konstituen. Padahal sebelum pendirian NU 1916, 2 tahun sebelumnya sudah ada Nahdlatut Tujar dan Tasywirul Afkar.“Sebelum NU didirikan kekuatan ekonomi dan pemikiran diperkuat agar NU tetap bertahan,” sebutnya kepada pengurus PCNU, Banom, Lajnah dan MWCNU se-Jepara yang hadir.
Haedar Nashir
Ke depan, berpijak dari hal itu NU harus memperkuat keempat komponen tersebut. “NU ke depan harus memperkuat lembaga perekonomian. Meskipun kita punya hak di pemerintahan tetapi tidak lantas manja dengan bantuan-bantuan tersebut. NU harus mandiri dalam bidang perekonomian,” paparnya.Selanjutnya, ormas yang didirikan KH Hasyim Asyari lanjutnya harus memiliki kader politisi sebanyak-banyaknya yang punya komitmen terhadap NU dan Aswaja. Muaranya kader-kader NU yang bertebaran diharapkan menjadi tangan panjang kebijakan NU agar tetap eksis. Sedangkan di bidang media para warga NU khususnya santri harus melek media dan bisa menulis.
Selain memperkuat keempat kekuatan tersebut, Abu Hafsin juga mengetengahkan ancaman ideologi NU. Aliran-aliran yang hendak membumi hanguskan NU bebernya sudah door to door, dari rumah ke rumah.
“Semisal tradisi tahlilan oleh mereka disebutkan memang ada dalam kitab kuning (salaf, red) namun bagi mereka tidak termaktub dalam Al-Qur’an. Itu yang menjadi target “dakwah” mereka. Itu salah satu ancaman yang mesti kita waspadai,” himbaunya.
Dirinya yakin kekuatan NU kultural di desa-desa dan kampung-kampung masih eksis. Jamaah Habib Syekh dan Jamuro ditegaskannya juga menjadi salah satu penjaga Aswaja. Namun sekolah-sekolah umum yang belum terjamah NU telah dirasuki aliran-aliran tersebut.
Karenanya, siswa di sekolah imbuhnya yang merupakan kader potensial utamanya sekolah-sekolah NU perlu diselamatkan ideologinya agar tidak terjangkiti aliran-aliran salafi tersebut. (Syaiful Mustaqim/Abdullah Alawi)
Dari Nu Online: nu.or.id
Haedar Nashir Santri Haedar Nashir