Jumat Berbagi dari NU Care Lazisnu Nganjuk digelar di lokasi yang berbeda setiap pekannya. Pada Jumat (20/1) pagi, NU Care membagikan nasi bungkus di tiga titik, yaitu di Pasar Kertosono, perempatan Jalan Kertosono, dan Stasiun Kertosono.
| Setiap Pekan, NU Care Nganjuk Santuni Dhuafa dalam Jumat Berbagi (Sumber Gambar : Nu Online) |
Setiap Pekan, NU Care Nganjuk Santuni Dhuafa dalam Jumat Berbagi
“Pada acara tersebut dibagikan sedikitnya 250 nasi bungkus. Dana yang dihabiskan sekitar 1,5 juta,” kata Ketua NU Care Lazisnu Nganjuk Subhan melalui pesan tertulis kepada Haedar Nashir.Haedar Nashir
Aksi ini melibakan para relawan dari Lazisnu Nganjuk, kru Radio Tasma FM, dan mahasiswa Praktik Pengelolaaan Zakat (PPZ) yang sedang menjalankan praktik di Lazisnu Nganjuk.Pria yang juga Direktur Radio Tasma FM itu mengatakan, ke depan pihaknya berharap agar program tersebut menjadi kekuatan untuk berbagi di tengah kondisi ekonomi yang sulit.
“Mekipun jumlah sumbangan tidak banyak, yang menerima juga merasa senang,” kata Subhan.
Haedar Nashir
Jumat Berbagi berjalan atas partisipasi dari donatur Lazisnu Nganjuk, dan para pendengar Radio Tasma FM. Informasi donatur, lokasi kegiatan, dan proses kegiatan disiarkan oleh Tasma FM. Radio Tasma FM sendiri merupakan salah satu radio komersial yang cukup mencolok menyiarkan ke-NUan. Selain menyiarkan Jumat Berbagi, Tasma FM juga menyiarkan acara interaktif dengan menghadirkan ustadz atau kiai NU.Masyarakat yang ingin berpartisipasi dapat memberikan nasi bungkus atau uang tunai yang nantinya dipergunakan untuk membeli nasi bungkus.
Ari (55), salah satu penerima nasi bungkus dari kegiatan ini mengatakan dirinya merasa senang, karena bisa mengurangi jatah makan paginya. Ia yang bekerja sebagai tukang berpenghasilan hanya sekitar Rp.40.000 setiap harinya.
Sementara H Nurhan (65) yang turut menjadi donatur berharap agar program ini bisa diteruskan.
“Program ini sangat bagus, semoga bisa diteruskan di wilayah lain. Dan tidak hanya sebulan dua bulan,” kata H Nurhan yang menyalurkan bantuan karena informasi yang ia dengar melalui Radio Tasma FM.
Nurhan menyarankan nasi bungkus yang akan dibagikan bisa mengambil dari setiap kecamatan tempat dilaksanakannya kegiatan. (Kendi Setiawan/Alhafiz K)
Dari Nu Online: nu.or.id
Haedar Nashir Cerita, News Haedar Nashir