Selasa, 20 September 2016

IPNU-IPPNU Bojonegoro Konsen Bentuk Kader Militan

Bojonegoro, Haedar Nashir. Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PC IPNU IPPNU) Kabupaten Bojonegoro menggelar Rapat Kerja Cabang (Rekercab) II,  di Aula PCNU Bojonegoro, Sabtu-Ahad, 14-15 Oktober 2017.

Ketua PC IPNU Kabupaten Bojonegoro Muhammad Nur Abidin menjelaskan,Rakercab diikuti seluruh pengurus cabang, PAC, PKPT dan termasuk komisariat se-Kabupaten Bojonegoro. Para peserta dibagi menjadi beberapa komisi.

IPNU-IPPNU Bojonegoro Konsen Bentuk Kader Militan (Sumber Gambar : Nu Online)
IPNU-IPPNU Bojonegoro Konsen Bentuk Kader Militan (Sumber Gambar : Nu Online)

IPNU-IPPNU Bojonegoro Konsen Bentuk Kader Militan

"Selanjutnya dari masing-masing komisi menghasilkan program yang lebih fokus pada peningkatan profesionalitas, progresivitas dan integritas kader muda NU yang militan," jelasnya.

Membentuk kader militan dirasa sangat perlu, karena para pelajar harus bisa hadir dan mampu berhadapan di tengah perang pemikiran di zaman yang serba canggih, perkembangan dunia maya dan gencar diisi oleh orang-orang yang disinyalir bisa memecah persatuan agama dan bangsa.

Haedar Nashir

Untuk itu beberapa program akan dilakukan berupa program unggulan di samping program wajib. Hal itu dilakukan untuk menentukan arah program organisasi satu tahun kedepan. Sedangkan, mengenai loyalitas serta profesionalitas kader, pihaknya akan menyiapkan program kerja yang sesuai tantangan zaman saat ini. Sementara itu program wajibnya berupa pelatihan berjenjang.

"Dengan program yang mengarah pada penguatan profesionalitas dan militansi kader, diharap semua lembaga pendidikan mengenal organisasi IPNU IPPNU yang selama ini mempunyai peran penting di kalangan pelajar, baik siswa, santri ataupun mahasiswa," harapnya.

Sementara itu Ketua Majelis Alumni PC IPNU Kabupaten Bojonegoro, Zainal Arifin menuturkan, IPNU-IPPNU merupakan wadah bagi pelajar NU untuk menyampaikan aspirasinya. Sebagai pengurus, wajib menindaklanjuti keinginan para pelajar melalui program sesuai dengan kemampuan.

"Tantangan zaman sekarang sangatlah keras. Kita harus punya akun media sosial utk mendukung biar nanti kita bisa menyebarkan informasi dan kegiatan yang berkaitan dengan pelajar, santri, serta mahasiswa," papar pria yang juga Sekretaris PC Ansor NU Bojonegoro.

Haedar Nashir

Sekretaris PCNU Bojonegoro H Suparno mengapresiasi PC IPNU IPPNU Bojonegoro, dimana roda organisasi tak terasa sudah setengah priodesasi. Rakercab kali ini dia harapkan menjadi bagian dari evaluasi perjalanan Organisasi PC IPNU IPPNU Bojonegoro.

"Semoga bisa menelurkan program yang dirasa sangat perlu dan penting bagi IPNU IPPNU se-Bojonegoro," pungkasnya.(Zid/Kendi Setiawan) 

Dari Nu Online: nu.or.id

Haedar Nashir Warta, Humor Islam, Halaqoh Haedar Nashir

Minggu, 18 September 2016

Bukan Hanya Habluminallah dan Habluminannas

Macau, Haedar Nashir ?

Hari Rabu, 7 Juni 2017 atau 12 Ramadhan 1438, tepat sepekan sudah saya tinggal di sebuah apartemen di Macau. Di lantai dasar apartemen, berjejer salon yang harga cukur rambutnya saja bikin saya gak jadi masuk, karena sebesar 90 Macau Pataca (MOP), dan NBSP. Jika dikonversi nilainya sekitar 150 ribu rupiah.?

Bukan Hanya Habluminallah dan Habluminannas (Sumber Gambar : Nu Online)
Bukan Hanya Habluminallah dan Habluminannas (Sumber Gambar : Nu Online)

Bukan Hanya Habluminallah dan Habluminannas

Uang Pataca ini unik, karena hanya laku di Macau, tetapi tidak laku di Hong Kong. Berbeda dengan Dollar Hong Kong yang laku di sini.

Saat mengunjungi Guia Hill Municipal Park and Flora Garden, udara tidak terlalu panas seperti biasanya. Atau jangan-jangan kulit saya yang sudah beradaptasi dengan iklim setempat. Di sini lumrah terlihat anjing yang berjalan-jalan dengan pemiliknya. Binatang itu tampil dengan berbagai jenis model dan ukuran, dari yang kecil sampai yang besar. Tak jarang pula yang tampak seperti boneka.

Dalam Islam sendiri memang tidak terbatas pada hubungan yang terjalin antara manusia dengan Allah (habluminallah) dan hubungan manusia dengan manusia (habluminannas), karena Al Quran surat Ali Imran ayat 112 tersebut bicara dalam konteks orang Yahudi.

Haedar Nashir

Ada juga hubungan terhadap makhluk-makhluk Allah, mulai dari tumbuhan, hewan, bahkan jin sekalipun. Dalam Al-Qur’an banyak sekali hewan disebut di dalamnya. Bahkan ada beberapa yang menjadi nama bagi surat, sebut saja unta dalam surat Al-Ghasyiah, anjing dalam surah Al-Kahfi, Al-Naml (semut), dan al-nahl (lebah) misalnya. Bukankah dalam hadis dikatakan ada yang masuk surga karena anjng dan masuk neraka karena kucing?

Hubungan yang baik juga perlu terjalin dengan diri sendiri misalnya melalui ibadah puasa. Pada saat berpuasa kita sesungguhnya kita mengistirahatkan organ lambung, sehingga pakar kesehatan berpendapat bahwa puasa itu menyehatkan. Puasa juga melatih diri agar menjaga lisan dan pikiran. Hikmah ini tidak lain kecuali agar manusia secara pribadi menjadi lebih sehat dan lebih baik lagi.

Tak berhenti sampai situ, lingkungan dan alam raya ini pun perlu mendapat perhatian dan tata kelola yang baik. Betapa banyak kerusakan alam yang disebabkan oleh ketidakmampuan mengontrol diri. Puasa ialah perisai agar manusia tidak semakin sengsara dengan kerusakan yang ia buat sendiri.?

Di Macau tak seperti di Jakarta yang ketika tiba waktu maghrib, terdengar kumandang adzan bersahut-sahutan, dan serentak semua orang berbuka. Di sini adzan yang ditunggu hanya mengandalkan aplikasi dan tak jarang terlambat tiga sampai lima menit karena lupa melihat handphone. (Saepuloh, dai anggota Tim Inti Dai Internasional dan Media (TIDIM) LDNU yang ditugaskan ke Macau. Kegiatan ini bekerja sama dengan LAZISNU)

Haedar Nashir

Dari Nu Online: nu.or.id

Haedar Nashir Makam, Olahraga Haedar Nashir

Kamis, 15 September 2016

Malam Ini, Pemkot Solo Kembali Gelar ‘Sholawat Akbar’

Solo, Haedar Nashir. Meski tahun baru Hijriyah sudah berlalu, tapi tak mengurangi Pemerintah Kota Solo, Jawa Tengah untuk memperingatinya untuk yang kedua kali. Pemkot Solo akan menggelar ‘Sholawat Akbar’ bersama Habib Syech bin Abdul Qadir As-Segaf, Rabu malam ini (19/11).

Menurut keterangan dari pihak penyelenggara, acara dipusatkan di sepanjang koridor Jl. Jenderal Sudirman. “Acara ini digelar dalam rangka untuk memperingati Tahun Baru Hijriyah. Kali ini akan menghadirkan ulama dari Yaman, Habib Umar bin Hafidz,” terang Ketua Panitia, Siti Anggraini Purwanti, Senin (17/11) lalu.

Malam Ini, Pemkot Solo Kembali Gelar ‘Sholawat Akbar’ (Sumber Gambar : Nu Online)
Malam Ini, Pemkot Solo Kembali Gelar ‘Sholawat Akbar’ (Sumber Gambar : Nu Online)

Malam Ini, Pemkot Solo Kembali Gelar ‘Sholawat Akbar’

Selain itu, juga akan hadir ratusan ulama dan pemimpin pesantren yang juga mengikuti pertemuan ulama Nasional di Solo.

Haedar Nashir

Dijelaskannya, penyelenggaraan ini merupakan untuk yang kedua kali setelah sebelumnya Pemkot mencanangkan Kota Sholawat. “Kegiatan ini akan dijadikan agenda rutin tahunan Pemkot Solo,” imbuh dia.

Haedar Nashir

Pihaknya berharap acara ini akan kembali dihadiri puluhan ribuan pengunjung. “Prediksi 30.000 pengunjung dari Soloraya, akan menghadiri acara ini,” ujarnya. (Ajie Najmuddin/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Haedar Nashir Kyai Haedar Nashir

Sabtu, 10 September 2016

Fatayat NU Jateng Dampingi Korban Kejahatan Seksual pada Anak dan Perempuan

Brebes, Haedar Nashir - Ketua Fatayat NU Jawa Tengah Khizanaturrohmah mengajak warga Fatayat NU untuk menjaga anak-anaknya dengan penuh perhatian dan kasih sayang. Menurutnya, kejahatan terhadap perempuan dan anak-anak semakin menggila akibat pengaruh globalisasi dan kecanggihan teknologi informasi.

Demikian disampaikan Khizanaturrohmah pada puncak Hari Lahir Ke-66 Fatayat NU di Lapangan Desa Jatirokeh, Kecamatan Songgom, Kabupaten Brebes, Sabtu (28/5).

Fatayat NU Jateng Dampingi Korban Kejahatan Seksual pada Anak dan Perempuan (Sumber Gambar : Nu Online)
Fatayat NU Jateng Dampingi Korban Kejahatan Seksual pada Anak dan Perempuan (Sumber Gambar : Nu Online)

Fatayat NU Jateng Dampingi Korban Kejahatan Seksual pada Anak dan Perempuan

Pihaknya mengutuk keras kejahatan yang mencederai kaum hawa. Karena selain berakibat pada aspek sosial, kejahatan seksual mematikan langkah masa depan anak-anak dan perempuan yang terdampak kejahatan seksual. Berdasarkan data Komnas Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), kasus kekerasan seksual yang menimpa anak-anak mencapai 58 persen.

Haedar Nashir

“Kita kawal pembentukan undang-undang antikekerasan terhadap anak dan perempuan yang substansinya lebih mengena, tidak hanya masuk dalam program legislasi nasional (Prolegnas) saja,” tegasnya.

Fatayat NU telah melakukan langkah konkret melalui pendampingan terhadap korban, dan tidak hanya sampai di situ, tetapi hingga ke ranah hukum. Fatayat juga telah memiliki Lembaga Konsultasi Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (LKP3A).

Haedar Nashir

“Kami sudah memiliki sedikitnya 60 konselor yang telah mendapatkan pelatihan di 35 Kabupaten/Kota se-Jateng,” sambung Ketua I PW Fatayat NU Jateng Hj Tazkiyatul Mutmainnah.

Bupati Brebes Hj Idza Priyanti menambahkan, Kabupaten Brebes telah menjadi Kabupaten Layak Anak. Hingga saat ini belum ada kasus kekerasan seksual terhadap anak karena adanya peran ulama dalam memberikan pencerahan kepada umatnya. Termasuk para anggota Fatayat NU yang terus gigih memberikan pemahaman kepada anak-anak dan perempuan Brebes.

Ketua Panitia Puncak Harlah Sumiyati menjelaskan, Harlah Ke-66 Fatayat NU tingkat Kabupaten Brebes sengaja mendatangkan artis ibu kota untuk lebih semarak. Di samping itu berbagai penampilan seni budaya lokal akan menambah gairah kreatifitas seniman muda di Brebes. (Wasdiun/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Haedar Nashir Hikmah Haedar Nashir

Kiai Ma’ruf Amin Dorong Perkembangan Potensi Ekonomi Umat

Tasikmalaya, Haedar Nashir - Di tengah berbagai polemik kebangsaan yang muncul belakangan ini, Rais Aam PBNU KH Ma’ruf Amin mengingatkan para pengurus NU dan para kiai untuk turut berperan dalam menggerakkan ekonomi umat.

Hal itu disampaikan Kiai Ma’ruf dalam Pelantikan dan Peresmian Kantor PCNU Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (6/4).

Kiai Ma’ruf Amin Dorong Perkembangan Potensi Ekonomi Umat (Sumber Gambar : Nu Online)
Kiai Ma’ruf Amin Dorong Perkembangan Potensi Ekonomi Umat (Sumber Gambar : Nu Online)

Kiai Ma’ruf Amin Dorong Perkembangan Potensi Ekonomi Umat

“Kini saatnya para kiai menggerakkan ekonomi umat. Mari Bung, rebut kembali! Ekonomi umat ini kita gerakkan, dengan menegakkan prinsip at-ta‘awun, yaitu prinsip saling membantu. Yang ekonominya kuat harus membantu yang lemah. Membantu dengan tanpa harus mengambil untung. Untungnya berikan semua kepada umat. Nanti ketika gerakan ini berjalan, semua akan memperoleh manfaatnya,” kata Kiai Ma’ruf.

Haedar Nashir

Prinsip at-ta‘awun  itu, menurut Rais Aam, bisa dimulai melalui program kemitraan. Dengan melibatkan atau membuat sendiri waralaba yang berjejaring ke seluruh pelosok negeri. Terkait hal ini, negara dan para pengusaha di tingkat nasional maupun pemda bisa dilibatkan. Karena gerakan ekonomi umat itu,akan meningkatkan ekonomi kerakyatan.

Kiai Ma’ruf juga mendorong para pengurus NU di semua tingkatan untuk tak segan bermitra dengan pengusaha dan pemerintah. Asalkan, kemitraan itu bermaslahat dan terasa manfaatnya oleh umat. NU, kata Kyai Ma’ruf, bertanggung jawab dalam meningkatkan ekonomi masyarakat. Karena mayoritas warga NU adalah dari kalangan mustadh’afin. (Malik/Alhafiz K)

Haedar Nashir

Dari Nu Online: nu.or.id

Haedar Nashir Tegal, Ulama Haedar Nashir

Minggu, 04 September 2016

Hadiah Sepeda untuk Siswa Penghafal 1000 Bait Alfiyah

Demak, Haedar Nashir. Madrasah Tsanawiyah (MTs) Futuhiyyah 1 Mranggen Demak, Jawa Tengah, menyelenggarakan “Takhtiman Alfiyah”, Sabtu pagi (16/5), di aula madrasah setempat. Kegiatan ini merupakan agenda akhirus sanah yang ada di MTs Futuhiyyah.

Dalam kesempatan itu H Kholid selaku kepala madrasah menyerahkan hadiah satu unit sepeda kepada siswa bernama Decky Andryanto yang mampu menyelesaikan hafalan nadham nahwu “Alfiyah” karya Ibnu Malik sebanyak 1000 bait.

Hadiah Sepeda untuk Siswa Penghafal 1000 Bait Alfiyah (Sumber Gambar : Nu Online)
Hadiah Sepeda untuk Siswa Penghafal 1000 Bait Alfiyah (Sumber Gambar : Nu Online)

Hadiah Sepeda untuk Siswa Penghafal 1000 Bait Alfiyah

Selain kepada siswa yang telah hafal Alfiyah, kepala madrasah juga menyerahkan beasiswa kepada tiga siswa berprestasi akademik berdasarkan peringkat paralel, yakni Alfian Hidayat, Faiz Fawzan Adhima, dan Muhammad Fuad Hasyim.

Haedar Nashir

Dalam arahannya, Kholid mendorong peserta didik yang telah lulus untuk senantiasa mencari ilmu di manapun mereka berada. “Jangan sampai siswa merasa puas belajar sampai pada tingkat MTs. Lanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi, dan juga untuk memperdalam lagi terhadap kitab-kitab yang sudah dipelajari di MTs Futuhiyyah 1, utamanya adalah kitab Alfiyah Ibnu Malik,” tuturnya.

Haedar Nashir

Acara khataman ini diikuti 148 siswa kelas IX MTs Futuhiyyah 1. Hadir pula dalam momen tersebut segenap civitas akademika serta wali murid kelas IX MTs Futuhiyyah 1 Mranggen, Demak. ?

Dalam sambutan atas nama wali murid, H Abu Hafsin yang juga ketua PWNU Jawa Tengah itu, menyampaikan ucapan terima kasih yang tak terhigga kepada dewan asatidz MTs Futuhiyyah 1 yang ikhlas mengajar dan membimbing para siswa, tak hanya agar memiliki ilmu tapi juga akhlak. (Abdus Shomad/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Haedar Nashir Ubudiyah, Pertandingan Haedar Nashir

Setiap Pekan, NU Care Nganjuk Santuni Dhuafa dalam Jumat Berbagi

Jakarta, Haedar Nashir - NU Care Lazisnu Nganjuk membuat program menarik dalam berbagi dengan kaum dhuafa. Bekerja sama dengan Radio Tasma FM, NU Care Lazisnu Nganjuk secara rutin menggelar Jumat Berbagi. Mereka membagikan nasi bungkus kepada kalangan dhuafa di jalanan.

Jumat Berbagi dari NU Care Lazisnu Nganjuk digelar di lokasi yang berbeda setiap pekannya. Pada Jumat (20/1) pagi, NU Care membagikan nasi bungkus di tiga titik, yaitu di Pasar Kertosono, perempatan Jalan Kertosono, dan Stasiun Kertosono.

Setiap Pekan, NU Care Nganjuk Santuni Dhuafa dalam Jumat Berbagi (Sumber Gambar : Nu Online)
Setiap Pekan, NU Care Nganjuk Santuni Dhuafa dalam Jumat Berbagi (Sumber Gambar : Nu Online)

Setiap Pekan, NU Care Nganjuk Santuni Dhuafa dalam Jumat Berbagi

“Pada acara tersebut dibagikan sedikitnya 250 nasi bungkus. Dana yang dihabiskan sekitar 1,5 juta,” kata Ketua NU Care Lazisnu Nganjuk Subhan melalui pesan tertulis kepada Haedar Nashir.

Haedar Nashir

Aksi ini melibakan para relawan dari Lazisnu Nganjuk, kru Radio Tasma FM, dan mahasiswa Praktik Pengelolaaan Zakat (PPZ) yang sedang menjalankan praktik di Lazisnu Nganjuk.

Pria yang juga Direktur Radio Tasma FM itu mengatakan, ke depan pihaknya berharap agar program tersebut menjadi kekuatan untuk berbagi di tengah kondisi ekonomi yang sulit.

“Mekipun jumlah sumbangan tidak banyak, yang menerima juga merasa senang,” kata Subhan.

Haedar Nashir

Jumat Berbagi berjalan atas partisipasi dari donatur Lazisnu Nganjuk, dan para pendengar Radio Tasma FM. Informasi donatur, lokasi kegiatan, dan proses kegiatan disiarkan oleh Tasma FM. Radio Tasma FM sendiri merupakan salah satu radio komersial yang cukup mencolok menyiarkan ke-NUan. Selain menyiarkan Jumat Berbagi, Tasma FM juga menyiarkan acara interaktif dengan menghadirkan ustadz atau kiai NU.

Masyarakat yang ingin berpartisipasi dapat memberikan nasi bungkus atau uang tunai yang nantinya dipergunakan untuk membeli nasi bungkus.

Ari (55), salah satu penerima nasi bungkus dari kegiatan ini mengatakan dirinya merasa senang, karena bisa mengurangi jatah makan paginya. Ia yang bekerja sebagai tukang berpenghasilan hanya sekitar Rp.40.000 setiap harinya.

Sementara H Nurhan (65) yang turut menjadi donatur berharap agar program ini bisa diteruskan.

“Program ini sangat bagus, semoga bisa diteruskan di wilayah lain. Dan tidak hanya sebulan dua bulan,” kata H Nurhan yang menyalurkan bantuan karena informasi yang ia dengar melalui Radio Tasma FM.

Nurhan menyarankan nasi bungkus yang akan dibagikan bisa mengambil dari setiap kecamatan tempat dilaksanakannya kegiatan. (Kendi Setiawan/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Haedar Nashir Cerita, News Haedar Nashir