Rabu, 27 September 2017

9 PAC Pergunu Pringsewu Dikukuhkan dalam Apel Harlah NU

Pringsewu, Haedar Nashir. Pengurus Anak Cabang Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (PERGUNU) di Sembilan Kecamatan yang ada di Kabupaten Pringsewu dikukuhkan oleh Pengurus Wilayah Pergunu Provinsi Lampung. Pelantikan tersebut dilaksanakan berbarengan dengan Apel Hari Lahir NU ke 91 tingkat Kabupaten Pringsewu yang dilaksanakan di Komplek Gedung NU Pringsewu.

9 PAC Pergunu Pringsewu Dikukuhkan dalam Apel Harlah NU (Sumber Gambar : Nu Online)
9 PAC Pergunu Pringsewu Dikukuhkan dalam Apel Harlah NU (Sumber Gambar : Nu Online)

9 PAC Pergunu Pringsewu Dikukuhkan dalam Apel Harlah NU

Kepengurusan PAC tersebut tertuang dalam Surat Keputusan PW Pergunu Lampung dengan Nomor: 064/KEP/PW.LPG/1/2017 tentang Pengesahan Pengurus Masa khidmah 2016-2021. Sk tersebut dibacakan oleh Sekretaris PW Pergunu Lampung Ihsan Mustofa dilanjutkan dengan Pengukuhan oleh Ketua PW Pergunu Lampung Jamaludin Malik.

Sesaat setelah pelantikan Jamaludin Malik berpesan kepada para pengurus yang telah dilantik untuk sungguh-sungguh dalam berkhidmah di NU melalui Pergunu. Pergunu menurutnya adalah Badan Otonom di NU yang berkomitmen untuk  mengembangkan sistem pendidikan di Indonesia melalui maksimalisasi peran guru sebagai pendidik.

Pergunu dibentuk juga dalam rangkan menata dan mengembangkan Pendidikan khususnya di lingkungan Nahdlatul Ulama. Oleh karenanya Ia mengajak kepada para Guru NU untuk terus dengan maksimal beribadah melalu pendidikan dalam rangka pendidikan yang lebih baik di Indonesia.

Masing-masing Sembilan Pengurus Kecamatan atau PAC Pergunu yang dilantik tersebut diketuai oleh : Kholid Makmun (Banyumas), Basirun (Adiluwih), Misjuli (Gadingrejo), Khozinatul Asror (Pagelaran), Nuritusyanto (Sukoharjo), Taufiq Hidayat (Pringsewu), Kharis Rahman Hakim (Pardasuka) dan Muhammad Yusuf (Pagelaran Utara).

Haedar Nashir

Setelah Kegiatan Pengukuhan tersebut selesai dilaksanakan dilakukan Halaqah Guru NU Kabupaten Pringsewu di Aula Gedung NU dengan materi Pemaparan Program Pergunu Provinsi Lampung dan Penguatan Aswaja bagi Guru oleh KH Abdul Manan dari PBNU. (Muhammad Faizin)

Haedar Nashir

Dari Nu Online: nu.or.id

Haedar Nashir Hikmah, Habib, Tokoh Haedar Nashir

Selasa, 26 September 2017

Kasatkornas: Banser Satu Komando Cegah Provokasi

Jakarta, Haedar Nashir. Kepala Satuan Koordinasi Nasional Barisan Ansor Serbaguna (Kasatkornas Banser) H Alfa Isnaeni di Jakarta, Jumat (3/1) menegaskan jajarannya merupakan badan semi otonom Gerakan Pemuda Ansor sehingga harus mematuhi instruksi Ketua PP GP Ansor H Yaqut Cholil Qoumas selaku panglima tertinggi.

Merespon berita-berita terkait permintaan maaf Basuki Tjahaya Purnama (Ahok) kepada Kiai Ma’ruf Amin, Rais Aam PBNU, maka Satkornas Banser menyatakan bahwa:

Kasatkornas: Banser Satu Komando Cegah Provokasi (Sumber Gambar : Nu Online)
Kasatkornas: Banser Satu Komando Cegah Provokasi (Sumber Gambar : Nu Online)

Kasatkornas: Banser Satu Komando Cegah Provokasi

Pertama, seluruh kader Banser tetap siaga satu komando di bawah instruksi Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor untuk mencegah provokasi dari pihak-pihak yang ingin memanfaatkan situasi saat ini demi kepentingan-kepentingan mereka.

"Kedua, menginstruksikan kepada jajaran Banser se-Indonesia untuk tidak melakukan aksi-aksi pengerahan kader Banser tanpa koordinasi dengan Kepala Satkornas Banser dan berdasarkan instruksi Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor," demikian H Alfa Isnaeni. (Gatot Arifianto/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Haedar Nashir

Haedar Nashir Amalan, Hadits Haedar Nashir

Haedar Nashir

Senin, 25 September 2017

Setelah 30 Tahun, MTQ Jateng Kembali Digelar di Surakarta

Surakarta, Haedar Nashir - Kota Surakarta dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Pelajar XXXII se-Jawa Tengah. Acara yang diikuti pelajar setingkat SD, SMP dan SMA ini rencananya bakal dibuka Gubernur Jateng Ganjar Pranowo di Balaikota Surakarta, Rabu (15/11) malam.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Solo, Said mengatakan pihaknya siap untuk menyediakan fasilitas yang baik untuk para peserta selama penyelenggaraan MTQ, Rabu-Sabtu (15- 18/11).

Setelah 30 Tahun, MTQ Jateng Kembali Digelar di Surakarta (Sumber Gambar : Nu Online)
Setelah 30 Tahun, MTQ Jateng Kembali Digelar di Surakarta (Sumber Gambar : Nu Online)

Setelah 30 Tahun, MTQ Jateng Kembali Digelar di Surakarta

"Setelah 30 tahun mengantre akhirnya kegiatan ini berlangsung di Solo. Pemkot Solo sangat berkomitmen untuk mensukseskan acara tersebut," tutur Said.

Haedar Nashir

Terdapat tiga cabang yang akan diperlombakan sesuai tingkat pendidikan mulai dari SD/MI, SMP/MTs, serta tingkat SMA, SMK dan MA.

Haedar Nashir

Di antara cabang tersebut yakni tartil Al-Quran, tilawah Al-Quran dan Hifz Al-Quran. Khusus untuk cabang Hifz Al-Quran golongan 1 juz dan tilawah hanya diikuti pelajar jenjang SMP/MTs. Sedang untuk golongan 5 juz dan tilawah diperuntukan untuk pelajar jenjang SMA, SMK dan MA.

Sementara itu, dari pihak tuan rumah Kafilah Solo pun menargetkan untuk memperoleh medali di beberapa cabang.

“Kami realistis saja, pantura itu memang bagus-bagus. Tapi kita siapkan," terang Ketua kafilah Solo yang juga Kepala Seksi Bimas Kemenag Kota Solo Muhammad Nashiruddin.

MTQ Pelajar ke-32 memperebutkan trofi bergilir yang tahun lalu diraih oleh Kabupaten Wonosobo. Pemkot Solo telah menyiapkan bonus berupa uang pembinaan sebesar Rp 1,25 juta untuk masing-masing juara di tiap kategori. (Ajie Najmuddin/Alhafiz K)Dari Nu Online: nu.or.id

Haedar Nashir Nasional, Pemurnian Aqidah, PonPes Haedar Nashir

Sabtu, 23 September 2017

Peringati Harlah, PCNU Subang Resmikan STEINU

Subang, Haedar Nashir. Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama meresmikan peletakan batu pertama pembangunan kampus Sekolah Tinggi Ekonomi Islam NU (STEINU), Rabu (28/1). Peletakan batu pertama dilakukan oleh Bupati Subang Ojang Sohandi disusul dengan pejabat Pemkab setempat dan pengurus PCNU Subang.

“Alhamdulillah, hari ini kita akan memulai pembangunan kampus STEINU. Mudah-mudahan ke depan kampus yang sudah lama dicanangkan ini akan terrealisasi dengan baik,” ujar Ketua PCNU Subang KH. Musyfiq Amrullah usai peringatan hari lahir (Harlah) ke-89 NU di Kantor PCNU Subang, Subang, Jawa Barat.

Peringati Harlah, PCNU Subang Resmikan STEINU (Sumber Gambar : Nu Online)
Peringati Harlah, PCNU Subang Resmikan STEINU (Sumber Gambar : Nu Online)

Peringati Harlah, PCNU Subang Resmikan STEINU

Menurutnya, kampus tersebut akan menjadi kampus kebanggaan warga NU dan masyarakat Kabupaten Subang. Terlebih, pembangunan kampus itu akan melengkapi fasilitas yang ada di kantor PCNU Subang.

Haedar Nashir

“Ini harus kita apresiasi bersama bahwa selain akan dijadikan tempat perkuliahan, kita juga akan menyiapkan sistem kurikulum pendidikan yang secara tegas akan menjaga nilai-nilai keislaman dan keindonesiaan,” jelasnya.

Ia menjelaskan, momentum peringatan Harlah bertema "Konstruksi Revolusi Mental dalam Bingkai Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) pada Kehidupan Bernegara dan Bermasyarakat" ini, menjadi spirit gerakan pembangunan revolusi mental yang hari ini mulai digalakan oleh pemerintah pusat.

Haedar Nashir

“NU itu mitra dengan pemerintah. Jika itu baik, harus kita dukung. Tapi jika terjadi polemik, maka porsi NU akan memberikan masukan-masukan yang konstruktif untuk pembangunan bangsa Indonesia,” ucapnya.

Selain peletakan batu pertama, dalam momentum Harlah NU ke 89 ini, PCNU Subang meresmikan Gedung serbaguna yang berada di lantai dua gedung PCNU setempt. Prosesi gunting pita dilakukan langsung oleh Bupati Subang Ojang Sohandi yang merupakan salah satu Musytasyar PCNU Subang.

Dalam prosesi peringatan Harlah NU ini, ribuan Nahdliyin memadati halaman Kantor PCNU hingga tumpah ruah ke jalan raya DDarmodiharjo, Sukamelang. Akibatnya, petugas kepolisian bersama Dinas Perhubungan menututp jalan yang merupakan salah satu jalur paling sibuk di Kabupaten Subang tersebut.

Selain ribuan Nahdliyin, hadir dalam kesempatan tersebut Ketua BKPP Wilayah III Jawa Barat, Wakil Ketua PWNU Jawa Barat, KH Jondin, pejabat Pejabat Pemkab Subang, Pimpinan DPRD dan sejumlah pimpinan partai politik.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Subang, Ojang Sohandi memberikan bantuan dana hibah senilai Rp300 juta untuk PCNU Subang. (Ade Mahmudin/Mahbib)

Foto: Ketua PCNU Subang KH Musyfiq Amrullah saat peletakan batu pertama.

Dari Nu Online: nu.or.id

Haedar Nashir Doa, Bahtsul Masail Haedar Nashir

Jumat, 22 September 2017

PBNU Luncurkan Program Bersih-Bersih Masjid Berkah

Jakarta, Haedar Nashir. Ketua PBNU Bidang Dakwah dan Takmir Masjid, KH Abdul Manan Ghani mengatakan bahwa dari 800 ribu masjid yang ada di Indonesia, 80 persennya adalah masjid NU. Ia berharap Masjid-Masjid tersebut dapat dimaksimalisasi fungsinya baik untuk dakwah maupun Ibadah.

PBNU Luncurkan Program Bersih-Bersih Masjid Berkah (Sumber Gambar : Nu Online)
PBNU Luncurkan Program Bersih-Bersih Masjid Berkah (Sumber Gambar : Nu Online)

PBNU Luncurkan Program Bersih-Bersih Masjid Berkah

Hal tersebut disampaikannya saat hadir pada acara peluncuran kegiatan Bersih-Bersih Masjid Berkah (BBM Berkah) di Masjid An-Nahdlah Kantor PBNU, Jakarta Pusat, Kamis (18/5).

Ia berharap dengan diadakannya BBM Berkah yang akan dilakukan secara serentak mulai 19-25 Mei 2017 tersebut nantinya Masjid akan dapat membangkitkan ekonomi umat dan juga bisa menyapa umat lebih dekat.

Hal ini sesuai dengan Pesan Sunan Gunung Jati yaitu bahwa Ia menitipkan masjid dengan memberdayakan fakir miskin. "Jadi dari miskin harus berdaya, jangan miskin terus," tegasnya pada Kegiatan BBM Berkah PBNU yang sekaligus dalam rangka menyambut datangnya Bulan Ramadhan ini.

Haedar Nashir

Kegiatan BBM berkah di Ibukota Jakarta, lanjutnya, akan ada melibatkan sekitar 100 masjid yang akan dibersihkan tim PBNU. Kegiatan ini juga diharapkannya dapat menjadi motivasi dan ? semangat pengurus PWNU dan PCNU untuk melakukan kegiatan serupa.

Sementara itu, Ketua Panitia Kegiatan BBM, Ali Sobirin mengatakan bahwa sebenarnya kegiatan yang ditujukan untuk menghidupkan kembali Masjid tersebut sudah pernah dilakukan sejak akhir 2013. Namun pada tahun ini diluncurkan bersamaan secara nasional.

Oleh karena itu, Ali Shobirin yang juga Wakil Sekretaris Lembaga Tamir Masjid (LTM) PBNU ini mengajak seluruh ummat Muslim untuk ikut andil berpartisasi dalam kegiatan ini. Kegiatan BBM bisa dilakukan seperti membersihkan alas atau karpet di masjid, membersihkan dan mengelap kaca Masjid, membersihkan mimbar, dan membersihkan tempat wudlu ataupun WC.

Hadir pada Acara tersebut perwakilan pengurus masjid dari berbagai daerah seperti Bandung, Bogor, Bekasi, Tangerang, Banten, dan DKI Jakarta. (Muhammad Faizin/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Haedar Nashir

Haedar Nashir Nasional, Lomba, Ubudiyah Haedar Nashir

Pendapat Banser Atas Polisi Asmaul Husna di Demo 4 November

Garut, Haedar Nashir - Hadirnya pasukan Asmaul Husna dari Satuan Brimob Polri saat aksi 4 November lalu mendapat perhatian tersendiri dari publik. Namun tidak bagi Banser Garut, Jawa Barat.

Pasalnya pasukan tersebut sudah digunakan Kepolisian Resort Garut saat pengamanan Pilkada 2013, Pilleg dan Pilpres 2014, termasuk Pilkada Pangandaran 2015

Pendapat Banser Atas Polisi Asmaul Husna di Demo 4 November (Sumber Gambar : Nu Online)
Pendapat Banser Atas Polisi Asmaul Husna di Demo 4 November (Sumber Gambar : Nu Online)

Pendapat Banser Atas Polisi Asmaul Husna di Demo 4 November

Eks Dansatkorcab Banser Kabupaten Garut yang kini Dansatkorwil Banser Jabar, Yudi Nurcahyadi menjadi saksi teredamnya emosi demonstran ketika berhadapan dengan pasukan Asmaul Husna.

Pasukan yang tugasnya mengumandangkan zikir dan melafalkan nama-nama Allah SWT terbukti sangat efektif menyejukan suasana yang cenderung panas ketika demonstrasi berlangsung.

Haedar Nashir

"Kala itu 2013 Pilkada Garut sampai dua putaran. Demonstrasi hampir tiap hari. Berkat Pasukan Asmaul Husna itulah suasana Garut Kondusif," kata Yudi, Ahad (6/11).

Haedar Nashir

Menurut Yudi, ide pasukan Asmaul Husna dari mantan Kapolres Garut, AKBP H. Arif Rachman SIK MTCP yang kini Wakapolres Jakarta Timur. Arif dikenal sebagai pegiat ESQ di Garut yang dekat dengan Pesantren NU dan Ansor/Banser Garut.

"Maka ketika lihat tivi ada pasukan Asmaul Husna, saya yakin demo ratusan ribu itu akan bisa disejukan. Karena tameng polisi terdepan dengan zikir bukan pentungan," ujarnya.

Yudi pun berharap, pasukan Asmaul Husna dijadikan pasukan unggulan Kepolisian karena terbukti mengajak demonstran berkomunikasi dengan hati, bukan lagi emosi. (Nurjani/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Haedar Nashir Fragmen Haedar Nashir

Pekan Depan Batas Akhir Pendaftaran Liga Santri Region Lampung

Lampung Timur, Haedar Nashir - Panitia pelaksana Liga Santri Nusantara Region VIII Lampung masih membuka pendaftaran untuk kalangan pondok pesantren se-Kabupaten Lampung yang berminat mengikuti kompetesi Sepak Bola Liga Santri Nusantara tahun 2017.

Demikian disampaikan Koordiantor Liga Santri Nusantara Region VIII Lampung Munir A Haris melalui sambungan telpon, Sabtu, (29/7).

Pekan Depan Batas Akhir Pendaftaran Liga Santri Region Lampung (Sumber Gambar : Nu Online)
Pekan Depan Batas Akhir Pendaftaran Liga Santri Region Lampung (Sumber Gambar : Nu Online)

Pekan Depan Batas Akhir Pendaftaran Liga Santri Region Lampung

“Secara kuantitas jumlah pondok pesantren di wilayah provinsi Lampung cukup banyak. Karena itu kami berharap kepada para kiai pengasuh pesantren yang ada di 15 kabupaten/kota se-Provinsi Lampung bisa ikut berpartisipasi,” imbuh alumnus Fakultas Dakwah Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta ini.

“Pendaftaran Liga Santri Nusantara Region VIII Lampung akan kami tutup pekan depan, pada hari Sabtu, 5 Agustus 2017. Tetapi apabila kuota telah terpenuhi sebanyak 48 tim, maka pendaftaran akan ditutup,” kata Mantan Presiden PMII UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta ini.

Haedar Nashir

Haedar Nashir

Sekretaris Panitia Pelaksana Liga Santri Nusantara Region VIII Lampung Ahmad Fauzi menambahkan, technical meeting (TM) akan dilaksanakan pada hari Sabtu, 5 Agustus 2017, pukul 09.00-selesai di LEC Kartika, Jalan Tendean Margo Rejo Selatan Kota Metro Lampung.

“Direncanakan pembukaan Liga Santri Nusantara Region VIII Lampung, pada Sabtu, 26 Agustus 2017 di Lapangan Merdeka Kecamatan Batanghari Kabupaten Lampung Timur Provinsi Lampung, akan dihadiri tokoh-tokoh NU antara lain; Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj, Ketua Panitia Pelaksana Pusat atau CEO Liga Santri Nusantara (LSN) KH Abdul Ghofarrozin, Menpora H Imam Nahrowi, Pelatih Timnas U-19 Indra Sjafri, Bupati Lampung Timur Hj Chusnunia Chalim, pengurus PWNU Provinsi Lampung, pengasuh-pengasuh pesantren, dan lain-lain,” tegas alumni IAIN Jurai Siwo Kota Metro Lampung ini.

Hal-hal yang kurang jelas berkenaan dengan Liga Santri Nusantara Region VIII Lampung bisa langsung datang ke sekretariat, Kantor PCNU Lampung Timur, Jalan Ky Khanafiah Nomor 9 Lintas Timur Mataram Marga Kecamatan Sukadana Kabupaten Lampung Timur.

Fan Page Facebook : LSN Zona Lampung. Atau menghubungi Sahabat Asep di nomor kontak 085269310484/0816535603, atau Sahabat Zaenuri dengan nomor 085269703472. (Akhmad Syarief Kurniawan/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Haedar Nashir Jadwal Kajian, Kyai, Ulama Haedar Nashir